JAKARTA - Kondisi keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) semakin terpuruk dan kritis. Hal tersebut diungkapkan oleh Komisaris PT Garuda Indonesia Peter Gontha dalam Instagramnya @petergontha.
Dalam surat yang diunggah di Instagramnya tersebut, Rabu (2/6/2021), Peter meminta manajemen Garuda untuk memberhentikan pembayaran gaji atau honorarium. Kemudian, dia juga memaparkan beberapa penyebab yang mengakibatkan kondisi tersebut terjadi.
Adapun penyebab-penyebab tersebut, yaitu, tidak adanya penghematan biaya operasional antara lain GHA. Tidak adanya informasi mengenai cara dan narasi negosiasi dengan lessor. Tidak adanya evaluasi/perubahan penerbangan/route yang merugi.
Lalu cash flow manajemen yan tidak dapat dimengerti.Keputusan yang diambil Kementerian BUMN secara sepihak tanpa koordinasi dan tanpa melibatkan Dewan Komisaris. Saran Komisaris yang oleh karenanya tidak diperlukan.Dan aktivitas Komisaris yang oleh karenanya hanya 5 – 6 jam per/minggu.
Baca selengkapnya: Keuangan Garuda Berdarah-darah, Komisaris Tolak Terima Gaji
(Dani Jumadil Akhir)