Tips Membangun Home Theater di Rumah agar seperti Bioskop

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Jum'at 04 Juni 2021 06:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 470 2419413 tips-membangun-home-theater-di-rumah-agar-seperti-bioskop-aSFfzjjwVn.jpg Dekorasi Rumah (Foto: The Spurce)

Bangun Rak Komponen A/V yang Tepat

Rak komponen audio-visual, atau rak A / V, adalah titik pusat untuk komponen bioskop. Anggap rak A/V sebagai otak pusat yang mengontrol semua aktivitas yang berhubungan dengan hiburan di teater.

Komponen sumber seperti pemutar BluRay, kotak kabel, kotak streaming media jaringan, dan tuner home theater akan beroperasi dari sini. Ini harus ditempatkan di dekat stopkontak dan pemilik harus dapat membawa kabel sumber Internet.

Selain itu, rak komponen A/V harus berventilasi baik karena komponen menghasilkan panas dan dapat rusak jika penumpukan panas berlebihan.

Batasi Objek Reflektif

Apa pun yang bukan layar itu sendiri yang dapat memantulkan cahaya kembali ke penonton harus diminimalkan atau dihindari. Ini berarti bahwa cat harus dijaga agar tetap berkilau, lebih bagus matte atau rata.

Kenop pintu mengkilap, engsel, perlengkapan lampu, kit trim cahaya tersembunyi, countertops, dan sisipan perapian harus dihindari di zona penting antara layar dan pengamat. Jika ada objek reflektif, pertimbangkan untuk mengurangi kilau dengan mengecatnya dengan cat matte berwarna gelap.

Rencanakan Tampilan dan Tempat Duduk yang Benar

Sudah seharusnya tidak seorang pun di teater yang terhalang pandangannya, terlalu dekat atau terlalu jauh dari layar. Tempat duduk bertingkat seperti di bioskop adalah solusinya. Masalah pandangan bisa diselesaikan dengan menaikkan kursi belakang pada platform, bahkan dibuat 6 inci lebih tinggi cukup untuk menghapus garis pandang.

Jarak dari layar ditentukan oleh ukuran ruangan dalam hubungannya dengan ukuran gambar yang ingin ditampilkan. Untuk TV layar datar, ruang kamar tidur kecil yang dikonversi mungkin dapat menampung hingga layar 55 inci sebelum deretan penonton terdekat mulai merasa kewalahan.

Kontrol Suara Dalam Home Theater

Audio home theater memantul di sekitar dinding, langit-langit, dan lantai. Membatasi pantulan tersebut adalah kunci untuk mencapai suara home theater yang sempurna. Tirai dan bahan lembut lainnya dapat dipasang di dinding.

Tempat duduk yang empuk dan empuk menyerap suara lebih baik daripada furnitur dengan elemen keras.

Tambahkan Layar Film Drop-Down

Jika ada proyektor video, salah satu kelebihannya adalah pemilik dapat menyelipkan layar setelah selesai menonton. TV layar datar, di sisi lain, tidak dapat disembunyikan. Layar film dapat diturunkan dan dinaikkan secara manual. Atau dapat juga menggunakan layar film elektrik yang dapat diturunkan dan dinaikkan dengan satu sentuhan tombol.

Tangguhkan Proyektor

Untuk melindungi proyektor video yang mahal, gantung proyektor dari langit-langit daripada letakkan di permukaan yang rata. Kit suspensi generik tersedia untuk dipasang pada sebagian besar proyektor video. Salah satu manfaat dari penangguhan juga adalah bahwa banyak kit suspensi memiliki gembok dan kunci yang memungkinkan proyektor tetap aman dari pencurian.

Gunakan Cat Gelap untuk Dinding dan Plafon

Pencahayaan home theater dapat dikontrol dengan menggunakan cat dinding berwarna gelap. Teater bahkan mendapat manfaat dari langit-langit yang lebih gelap di dekat layar. Warna putih biasanya direkomendasikan untuk langit-langit karena dapat memantulkan cahaya yang maksimal. Namun di teater rumah, pantulan cahaya tidak diperkenankan. Jadi, pertimbangkan untuk meredupkan warna langit-langit dengan warna abu-abu atau warna cat netral lainnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini