JAKARTA- Wajah Kementerian ATR/BPN harus kembali tercoreng aib. Karena sejumlah pejabat BPN terlibat dalam kasus mafia tanah yang melibatkan PT Salve Veritate.
Hal ini sangat memalukan instansi yang dikomandoi Menteri ATR/BPN, Sofyan A. Djalil tersebut. Berikut beberapa fakta tentang pegawai BPN yang mendukung mafia tanah yang telah dirangkum Okezone, Senin (7/6/2021):
1. Ada 11 Pejabat BPN Terlibat Mafia Tanah
Sejumlah pejabat BPN terlibat dalam kasus mafia tanah yang melibatkan PT Salve Veritate. Para pejabat yang terlibat telah menerima hukuman administrasi dari pihal Kementerian ATR/BPN.
Baca Juga: Sofyan Djalil: 11 Pejabat BPN Terlibat Kasus Mafia Tanah di Cakung
Menteri ATR/BPN, Sofyan A. Djalil menyebut, ada 11 pejabat BPN yang terlibat dalam kasus mafia tanah. Satu diantaranya adalah Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Jakarta Timur. Hal ini sungguh memalukan di tengah upaya BPN membenahi masalah pertanahan nasional.
2. Hanya dihukum pindah ke Halmahera
Para pejabat yang terlibat telah menerima hukuman administrasi dari internal. "Terhadap teman-teman BPN yang melakukan pelanggaran, kami telah mengambil tindakan. Kakanwil Jakarta Timur sudah dihukum dipindahkan dari Jakarta Timur ke Halmahera Utara atau Halmahera Selatan sebagai bentuk hukuman. Kemudian ada 10 lagi orang BPN yang ikut terlibat sudah kita berikan hukuman administrasi," ujar Sofyan Djalil dalam konferensi pers secara virtual beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Serius Perangi Mafia Tanah, Sofyan Djalil Ingatkan Jajarannya Jangan Terlibat
Kasus tersebut terkait pembatalan 38 SHGB Salve Veritate dengan total luas 77.582 m2 yang terletak di Cakung, Jakarta Timur. Namun, di saat yang sama ada perkara yang belum berkekuatan hukum tetap.