21 Perusahaan Siap IPO, BEI: Ada E-commerce Telah Sampaikan Dokumen

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 09 Juni 2021 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 278 2422271 21-perusahaan-siap-ipo-bei-ada-e-commerce-telah-sampaikan-dokumen-MOREXoKKkk.jpg 21 Perusahaan Siap IPO di BEI. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 21 perusahaan yang berencana melakukan Initial Public Offering (IPO) di Pasar Modal Indonesia.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, 21 perusahaan tersebut masuk dalam pipeline pencatatan saham BEI dan saat ini masih menjalani proses evaluasi pencatatan saham.

"Saat ini terdapat 21 perusahaan yang telah melakukan pendaftaran pencatatan saham yang saat ini sedang dievaluasi oleh Bursa," ujar Nyoman dalam keterangan tertulis, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga: Telkom Targetkan IPO Mitratel Akhir Kuartal III-2021

Terkait dengan nama calon perusahaan tercatat, BEI telah membocorkan bahwa terdapat satu perusahaan e-commerce Indonesia telah mendaftarkan diri untuk melakukan IPO, namun BEI belum bisa menyebutkan nama perusahaan tersebut. Perusahaan tersebut termasuk ke sektor perusahaan technology.

"Terkait dengan e-commerce dalam pipeline, terdapat e-commerce yang telah menyampaikan dokumen. Untuk nama calon perusahaan tercatat, Bursa belum dapat menyampaikan sampai dengan OJK telah memberikan persetujuan atas penerbitan prospektus awal kepada publik sebagaimana diatur di OJK Peraturan Nomor IX.A.2," ucap Nyoman.

Baca Juga: IPO Awal Juni, Pengembang Ini Incar Dana Rp150 miliar

Nyoman menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima permohonan IPO dari perusahaan atau anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Belum ada BUMN atau anak perusahaan BUMN dalam pipeline," kata dia.

Nyoman menjelaskan, sektor consumer non-cyclicals, energy, dan industrials menjadi sektor dengan calon emiten terbanyak dengan jumlah tiga perusahan. Lalu, sektor technology, basic materials, consumer cyclicals, serta properties & real estate berjumlah dua perusahaan.

Kemudian, sektor financial, healthcare dan transportation & logistics terdiri atas satu perusahaan, serta satu perusahaan masih dalam proses evaluasi BEI.

Dari segi skala aset untuk perusahaan dalam pipeline bila merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, detailnya adalah sebagai berikut:

• 3 Perusahaan aset skala kecil. (aset dibawah Rp50 Miliar)

• 8 Perusahaan aset skala menengah. (aset antara Rp50 Miliar sampai dengan Rp250 Miliar)

• 10 Perusahaan aset skala besar. (aset diatas Rp250 Miliar)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini