Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Geo Dipa Dapat Pembiayaan Bank Dunia dan ADB

Antara , Jurnalis-Rabu, 09 Juni 2021 |13:43 WIB
Geo Dipa Dapat Pembiayaan Bank Dunia dan ADB
Geo Dipa Raih Pembiayaan dari Bank Multilateral (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Geo Dipa Energi (Persero), badan usaha milik negara (BUMN) di sektor panas bumi, mendapat pengakuan dari lembaga pembiayaan multilateral.

Direktur Utama Geo Dipa Riki F Ibrahim mengatakan, dirinya harus memastikan bahwa antara operational excellence dan compliance terhadap kebijakan di sektor lingkungan dan sosial, harus menjadi nilai yang dijunjung tinggi oleh seluruh pekerja Geo Dipa.

"Saya bersyukur, anak-anak muda di Geo Dipa memahami itu dengan baik, sehingga kami bisa mendapatkan pengakuan, baik dari dalam maupun dari dunia internasional. Salah satu yang membanggakan, kami mendapatkan pengakuan dari multilateral bank (World Bank dan ADB) dalam menyokong kegiatan usaha," kata Riki saat berbicara dalam dialog virtual bertajuk "Mengejar Proper melalui Inovasi Sosial dan Lingkungan" yang dipantau di Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga: Holding BUMN Geothermal, Geo Dipa Tunggu Arahan Erick Thohir 

Pengakuan dari lembaga pembiayaan multilateral ini melalui penerapan secara berkelanjutan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.

Riki mengatakan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dilakukan perusahaan sesungguhnya merupakan sebuah kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Agar perusahaan bisa mendapatkan pengakuan, baik di tingkat nasional maupun di tingkat global, maka ketaatan terhadap kebijakan yang berkaitan dengan TJSL menjadi sebuah keharusan.

Riki mengatakan pihaknya juga akan beradaptasi dengan kebijakan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) terbaru yang tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 1 Tahun 2021, terutama pada tambahan ketentuan seperti inovasi sosial maupun Life Cycle Assesment (LCA).

"Penghargaan seperti Proper hanyalah bonus semata, bukan tujuan utama. Namun yang utama adalah manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan kegiatan usaha perusahaan," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement