Gudang Garam Gelar RUPST 8 Juli, Emiten Rokok Milik Susilo Wonowidjojo Tebar Dividen?

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 278 2425347 gudang-garam-gelar-rupst-8-juli-emiten-rokok-milik-susilo-wonowidjojo-tebar-dividen-jBZxePeman.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020 pada Juli 2021. RUPST akan dilaksanakan di Grand Surya Hotel, Kediri.

Baca Juga: Turun 28%, Gudang Garam Raup Laba Rp1,74 Triliun di Kuartal I

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/6/2021), terdapat enam mata acara rapat yang akan dibahas pada RUPST. Mata acara pertama adalah persetujuan atas laporan tahunan Perseroan mengenai jalannya usaha Perseroan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

Mata acara kedua, pengesahan atas neraca dan perhitungan laba rugi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Mata acara ketiga, persetujuan penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun buku 2020.

Baca Juga: 4 Fakta di Balik Sengketa Gudang Garam vs Gudang Baru

Mata acara keempat, perubahan susunan pengurus Perseroan. Mata acara kelima, penunjukan Akuntan Publik, dan mata acara keenam perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang rencana dan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.

Diketahui, Gudang Garam mencatatkan laba bersih tahun buku 2020, turun menjadi Rp7,65 triliun dari periode sebelumnya Rp10,88 triliun di 2019, atau turun 29,7%. Namun, emiten berkode saham GGRM mencatatkan pendapatan selama 2020 meningkat menjadi Rp114,48 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di tahun buku 2020, Rabu (31/3/2021), pendapatan perseroan mencapai Rp114,48 triliun atau lebih besar dibanding 2019 senilai Rp110,52 triliun. Kemudian, sepanjang 2020 beban usaha perseroan tercatat Rp7,58 triliun, sedangkan beban lainnya senilai Rp3,76 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini