Ngemplang Pajak, Sri Mulyani Ungkap Perusahaan Digital Kabur ke Irlandia Utara

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 320 2425660 ngemplang-pajak-sri-mulyani-ungkap-perusahaan-digital-kabur-ke-irlandia-utara-QfqbHfyZvA.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan perusahaan yang sering mengemplang pajak, termasuk perusahaan digital menghindari kewajiban membayar pajak dengan mengalihkan pusat perusahaannya ke Irlandia Utara.

"Mereka melakukan penghindaran pajak dengan memindahkan kantor pusatnya, terutama kalau di Amerika Serikat dan Eropa ke Irlandia Utara. Karena itu, dia hampir 0% corporate income tax-nya," kata Sri dalam video virtual, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani: Pemerintah Tidak Kenakan Pajak Sembako yang Dijual di Pasar Tradisional

Perusahaan-perusahaan pengemplang pajak tidak hanya marak dilakukan perusahaan digital, karena mereka melakukan pemasaran tidak terbatas wilayah atau yurisdiksi suatu negara, namun juga marak dilakukan perusahaan manufaktur.

"Kalau di AS tidak hanya perusahaan digital tapi pharmaceutical pindah ke sana sehingga mereka menghadapi erosi dari basis pajaknya. Kalau dikejar mau turunkan corporate income tax ya artinya risk to the bottom, bottom-nya 0%, kalau 0% ya semua negara enggak bisa collect tax," bebernya.

Baca Juga: Spesifik Daftar Sembako yang Dikenakan Pajak

Dia menambahkan Indonesia akan memperjuangkan usulan pengenaan pajak yang setara antar negara. Dia berjanji akan mengusahakannya meski perundingannya juga berpotensi alot.

"Akan jadi debat karena katakan revenue-nya 100 dibagi dengan headquarter, dengan tempat pemasaran, dengan rate pajak tertentu pasti 100 itu dibagi antar negara, itu enggak akan nambah dari 100 jadi nanti negosiasi yang cukup alot berapa yang harus dibayar dari yurisdiksi pajak yang mana," tandasnya.

Pemerintah pun, lanjut Sri Mulyani, bersama negara-negara anggota G7 maupun G20 tengah fokus menciptakan iklim perpajakan yang seimbang antar negara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini