Kasus Covid-19 Melonjak, Menaker ke Perusahaan: Utamakan Keselamatan Pekerja!

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 16 Juni 2021 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 320 2426198 kasus-covid-19-melonjak-menaker-ke-perusahaan-utamakan-keselamatan-pekerja-PwLJgsE3jJ.jpeg Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta perusahaan agar menerapkan protokol kesehatan di tempat kerja secara ketat. Hal ini harus dilakukan untuk melindungi para pekerja dari ancaman penyebaran COVID-19 di lingkungan kerja

“Terkait adanya lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi di beberapa daerah, kita mengingatkan perusahaan-perusahaan agar menerapkan protokol pencegahan COVID-19 di masing-masing tempat kerjanya,” kata Ida di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Baca Juga: Tempat Tidur di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Tersisa 1.843

Ida mengatakan, kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan adalah bagian dari upaya perlindungan atas keberlangsungan usaha, sekaligus melindungi keselamatan dan kesehatan para pekerja di tempat kerja.

“Kita utamakan keselamatan pekerja dengan melakukan pencegahan penyebaran pandemi di tempat kerja. Kalau semuanya sudah membaik kita harapkan produktivitas usaha akan berangsur pulih, dan perekonomian nasional juga berangsur kembali normal,” kata Ida.

Baca Juga: Duh! Kunjungi Pesantren, Warga Kudus Tularkan Covid-19 ke Puluhan Santri di Boyolali

Dia mengatakan, sejak awal munculnya COVID-19, pihaknya telah mengeluarkan beberapa aturan untuk pencegahan dan penanggulangan COVID-19. Salah satunya adalah Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Pelindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19..

 

Menurut Ida, aturan pencegahan itu sangat penting dan harusnya diterapkan secara ketat di tempat kerja, karena aturan tersebut membantu perusahaan dan perkantoran dalam melakukan perencanaan penanggulangan COVID-19.

“Dengan mengikuti aturan itu, menjalankan protokol kesehatan, kita akan bisa tekan penyebaran atau kluster baru di tempat kerja,” katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini