Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Transformasi Bisnis, Alasan Chang Su Choi Jadi Dirut KB Bukopin

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 18 Juni 2021 |10:46 WIB
Transformasi Bisnis, Alasan Chang Su Choi Jadi Dirut KB Bukopin
Dirut Baru Bukopin (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Posisi Direktur Utama PT Bank KB Bukopin Tbk berganti. Kini Dirut Bank KB Bukopin diduduki Chang Su Choi. Rivan A Purwantono yang sebelumnya jadi Dirut Bank KB Bukopin mengemban tugas menjadi Dirut PT Jasa Raharja.

Rivan menuntaskan tugasnya sebagai Dirut Bank KB Bukopin yang merealisasikan program transformasi, beragam aksi korporasi semisal right issue dan private placement, serta mengonsolidasikan organisasi untuk menyongsong target perseroan sebagai bank yang berada di jajaran Top 10 di industri perbankan nasional.

Rivan merupakan inisiator transformasi KB Bukopin Bank pasca akuisisi saham perseroan Bukopin diakuisisi oleh Kookmin Bank Financial Group (KBFG) sebesar 67% dan menyinergikan visi para pemegang saham.

Rivan mendapat tugas baru sebagai Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) setelah mendapat mandat dari Kementerian BUMN dan keputusan KB Bukopin pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Ritz Carlton, Jakarta Kamis, 17 Juni 2021.

Baca Juga: Banyak Pejabat Mengundurkan Diri, Kini Chang Su Choi Jadi Dirut Bank KB Bukopin

Pada RUPS itu, Rivan menjelaskan kepindahannya menjadi Direktur Utama Jasa Raharja karena penugasannya di KB Bukopin telah usai.

“Dan penugasan saya oleh pemerintah ke Jasa Raharja telah dipersiapkan sejak beberapa bulan lalu,” ucap di Jakarta, Jumat (18/6/2021).

Baca Juga; Jajaran Direksi-Komisaris Bukopin Kompak Mengundurkan Diri

Untuk itu, Rivan bersama pemegang saham pengendali (PSP) menyusun manajemen baru KB Bukopin yang telah dipertimbangkan dengan matang, termasuk penugasan Chang Su Choi yang ditetapkan sebagai Direktur Utama KB Bukopin untuk menggantikan Rivan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement