Kisah Tukang Parkir yang Kini Punya Mobil Mewah karena Main Bitcoin dan Saham

Doddy Handoko , Jurnalis · Jum'at 18 Juni 2021 07:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 455 2427032 kisah-tukang-parkir-yang-kini-punya-mobil-mewah-karena-main-bitcoin-dan-saham-YSKGEe5kzl.jpg Doni Salmanan (Foto: Doddy/Okezone)

JAKARTA – Kisah Doni Salmanan bisa menjadi inspirasi bagi siapapun yang kini sedang berusaha meraih kesuksesan. Awalnya Doni berprofesi sebagai penjahit, berpenghasilan sekitar Rp800 ribu per bulannya. Padahal banyak pengeluaran yang harus ditanggung, mulai dari uang sekolah anak -anaknya, listrik, makan, dan lain lain.

“Saya tidak ingin menjadi beban untuk keluarga, saya ingin membantu keluarga, sekaligus membuat orang tua saya bangga .Itulah yang menjadi motivasi terkuat saya ,” kata Doni Salmanan di Bandung.

Baca Juga: Ide Bisnis Kue Tradisional Klepon, Ini Besaran Modal dan Analisis Usahanya

Kemudian dia menjadi tukang parkir. Dia menyisihkan yang hanya Rp10.000 – Rp20.000 untuk ke warung Internet (Warnet). Dia mulai belajar mencari berbagai peluang untuk menjadikannya sukses.

Awalnya dia sempat mencoba Bitcoin, dengan modal seadanya, namun kurang berhasil. Akhirnya ia tertarik dengan trading. Ia mempelajari seputar instrumen trading seperti cryptocurrency, saham, forex, dan lainnya.

Baca Juga: Peluang Bisnis Es Campur

Tahun 2018 setelah mulai memahami trading, ia memberanikan diri untuk meminjam uang untuk menjadi modal trading sebesar Rp500.000, - Modal itu digunakan untuk membuka rekening bank, dan sisanya ditukarkan sebanyak 20 dollar amerika. Satu bulan kemudian modal tersebut berhasil berkembang menjadi 2000 dollar, sampai menjadi seperti sekarang.

Kesuksesan telah diraihnya, selain mengkoleksi beberapa mobil mewah dan sepeda motor, ia juga merencanakan untuk membuka usaha SPBU dan beberapa agen gas yang sedang dalam proses perizinan.

Doni mengaku ingin terus membantu banyak orang karena pernah merasakan susahnya mencari uang, Ia telah berjanji pada dirinya untuk terus berbagi kepada yang membutuhkan.

Dia berpesan pada anak muda yang ingin mencoba trading seperti dirinya, untuk mempelajarinya sendiri, dan mencobanya sendiri.

"Jangan menitipkan modal kepada perorangan ataupun lembaga yang tidak terpercaya, karena hal tersebut merugikan dan juga tidak menjadikan kita semakin pintar dalam dunia trading "ungkapnya.

Ditekankan agar jangan pernah menyerah untuk mencoba, dan jangan mencoba untuk menyerah.

"Teruslah belajar selama itu baik, jangan pernah bosan, karena balajar adalah investasi terbesar dalam hidupmu,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini