Kapitalisasi Pasar Microsoft Tembus USD2 Triliun

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Sabtu 26 Juni 2021 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 278 2431267 kapitalisasi-pasar-microsoft-tembus-usd2-triliun-RRHaW5x283.jpeg Kapitalisasi Market Microsoft (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Kapitalisasi pasar Microsoft bernilai lebih dari USD2 triliun. Adapun perusahaan perangkat lunak tersebut mencapai nilai itu tepat setelah jam 3 sore waktu setempat. Akan tetapi, menurun lagi sebelum akhir sesi perdagangan Kamis yakni di USD266,69 per saham.

Nilai Microsoft berlipat ganda dalam dua tahun. Hal tersebut terjadi karena didukung dengan permintaan atas produk aplikasi chatting Teams yang membuat banyak orang tetap beraktivitas selama pandemi Covid-19.

Baca Juga: Microsoft Bersama Lima Entitas Lain Didenda karena Kebocoran Data Pribadi

Saham Microsoft telah tumbuh lebih dari 600% sejak Satya Nadella menggantikan Steve Ballmer sebagai CEO perusahaan pada tahun 2014. Selama 14 tahun masa jabatan Ballmer sebagai CEO, saham perusahaan turun 32%.

Salah satu langkah pertama Nadella adalah mengungkapkan bahwa aplikasi Office seperti Word dan Excel datang ke iOS Apple dan Android Google, daripada membatasi aplikasi tersebut ke smartphone yang menjalankan Windows. Setahun kemudian, Windows 10 keluar sebagai update yang gratis, berbeda dari Windows 7 dan Windows 8.

Baca Juga: Mengejutkan! Bill Gates Ternyata Pernah Selingkuh dengan Pegawai Microsoft

Microsoft telah menghabiskan lebih dari USD45 miliar untuk mengakuisisi perusahaan di bawah pimpinan Nadella, termasuk jaringan sosial bisnis LinkedIn, pengembang video game Mojang dan Zenimax, dan layanan penyimpanan kode GitHub. Microsoft telah memperbolehkan perusahaan-perusahaan tersebut untuk beroperasi dan tumbuh secara independen.

Pada bulan April, Microsoft telah setuju untuk mengakuisisi perusahaan pengenalan suara Nuance senilai USD19,7 miliar, termasuk ekuitas dan utang. Rekam jejak kesepakatan di bawah Nadella lebih sukses daripada pendahulunya, yang mengakuisisi aQuantive dan Nokia.

Akuisisi ini menyebabkan penurunan nilai. Sebaliknya, Game Minecraft oleh Mojang, telah menjadi game terlaris dalam sejarah, dan pendapatan kuartalan LinkedIn hampir tiga kali lipat.

Microsoft adalah salah satu perusahaan pertama yang melampaui valuasi USD1 triliun ketika mencapai tonggak sejarah itu pada April 2019. Tidak lama sebelum itu, Microsoft telah merebut kembali gelar perusahaan publik paling berharga, meskipun saat ini dipegang oleh Apple.

Sementara itu, Amazon dan perusahaan induk Google, Alphabet, keduanya bernilai lebih dari USD1 triliun, seperti halnya perusahaan minyak Saudi Aramco.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini