100 Gerai Matahari Terdampak Pengurangan Jam Operasional Mal

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 29 Juni 2021 08:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 320 2432415 100-gerai-matahari-terdampak-pengurangan-jam-operasional-mal-zsh6nauKST.jpg Dampak PPKM terhadap Matahari Department Store. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengungkapkan dampak pengetatan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang dimulai sejak 22 Juni 2021. Meski demikian, Matahari memberi dukungan terhadap kebijakan ini diperlukan demi menjaga kesehatan dan keselamatan pelanggan dan karyawan.

Corporate Secretary and Legal Director Matahari Department Store, Miranti Hadisusilo menuturkan, di tengah rekor kasus positif Covid-19 yang sedang melanda Indonesia, pihaknya menekankan akan mengelola situasi saat ini termasuk penutupan gerai sementara di wilayah yang terdampak jika diperlukan.

Baca Juga: Matahari Department Store Rugi Rp358 Miliar Terpukul Corona

"Berdasarkan informasi per 28 Juni 2021, kami memiliki 100 gerai yang terdampak atas pengurangan jam operasional, meningkat 26 gerai sejak pembatasan dimulai," ujar Miranti dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (29/6/2021).

Miranti menambahkan, dari 100 gerai tersebut, wilayah Jawa, termasuk Jabodetabek mengalami dampak tertinggi, dimana sebanyak 71 gerai berada di Jawa, 19 gerai di Sumatera, 4 gerai di Kalimantan, dan lainnya di luar wilayah tersebut.

"Seratus gerai merepresentasikan adalah 67% dari jumlah gerai Matahari dan 71% dari total penjualan. Gerai-gerai ini terkena dampak atas pengurangan jam operasional, dimana beberapa gerai harus tutup jam 6 sore," kata dia.

Baca Juga: Rugi Rp358 Miliar, Matahari Tutup 6 Toko Besar yang Tak Menguntungkan

Sebagai tambahan informasi, sekitar 30% dari total gerai Matahari terdampak atas pembatasan kunjungan mal atau pengalihan lalu lintas jalan. Sementara itu, di sisi lain, pembatasan kapasitas peritel makanan dan minuman yang mengurangi kunjungan ke mal berdampak pada 42% dari total gerai.

"Keseluruhan dampak dari kebijakan ini masih harus dilihat, mengingat pengaturan ini dipahami baru diberlakukan selama seminggu penuh pertama. Ini adalah situasi yang dinamis yang mencerminkan kekhawatiran tersebarnya varian delta di masyarakat yang Matahari layani," ucapnya.

Miranti juga mengatakan bahwa manajemen Matahari tetap sepenuhnya siap untuk mematuhi langkah-langkah yang diperlukan oleh otoritas terkait

melalui "BELANJA AMAN – 5 KOMITMEN MATAHARI". Komitmen ini termasuk

- Menyediakan kasir khusus untuk keluarga dan lansia,

- Mendahulukan pekerja medis,

- Menyediakan produk primer dan kebutuhan bayi di lokasi yang mudah didapatkan,

- Membersihkan gerai secara menyeluruh, menggunakan masker, dan menyediakan sanitiser untuk semua pelanggan yang datang, dan

- Memastikan adanya sistem jaga jarak aman di dalam gerai.

"Kami akan terus mengambil peran untuk menjaga kesehatan masyarakat dan keselamatan karyawan dan ini akan terus menjadi prioritas kami," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini