Share

Tantangan Perbankan di Era Covid-19, Kredit Sepi Simpanan Masyarakat Naik

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 30 Juni 2021 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 320 2433217 tantangan-perbankan-di-era-covid-19-kredit-sepi-simpanan-masyarakat-naik-wVtY9bKNFm.jpeg Kredit (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kredit menganggur di sejumlah bank sudah mulai melandai. Hal ini menandakan penyaluran kredit di sektor perbankan sudah mengalami perbaikan.

Direktur Utama PT Bank Multiarta Sentosa Tbk Ho Danny Hartono mengakui, di masa pandemi ini merupakan tantangan tersendiri bagi perbankan untuk tumbuh seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Di masa pandemi ini memang merupakan tantangan tersendiri bagi perbankan untuk tumbuh seperti tahun-tahun sebelumnya. Perbankan mengikuti dan mendukung sektor riil, tapi demand di masa pandemi ini banyak berkurang,” ujarnya dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga: Tabungan Nasabah Super Kaya Naik, Simpanan di Atas Rp5 Miliar Makin Banyak 

Kemudian, Ho menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sangat mendukung perbankan dalam upaya restrukturisasi perkreditan.

“Kami berterima kasih pada OJK yang sangat mendukung perbankan dalam upaya restrukturisasi perkreditan untuk debitur-debitur, agar dapat selamat dari masa pandemi ini dengan berbagai macam skema restrukturisasi,” ucap dia.

Dia mengatakan, di masa pandemi ini masih banyak nasabah yang menggunakan dana pribadi untuk membangun usahanya. Hal ini menyebabkan kredit yang sudah disiapkan oleh bank banyak yang tidak terpakai oleh nasabah.

Sementara itu, Ho menambahkan, pada kondisi saat ini di mana aktivitas masyarakat cukup terbatas, menyebabkan dana masyarakat yang ada di bank menjadi meningkat.

“Pada masa pandemi ini masyarakat karena keterbatasan aktivitasya, banyak menyimpan dananya. Sehingga, dana masyarakat di perbankan juga meningkat. Tentu kami juga mengapresiasi Bank Indonesia (BI) yang telah menjaga inflasi, nilai tukar, sehingga suku bunga acuan juga dapat ditekan rendah oleh Bank Indonesia,” kata dia.

Sebelumnya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat total simpanan bank umum mengalami kenaikan 10,79% menjadi Rp669,79 triliun year-on-year. Hal ini didorong kenaikan pada seluruh saldo simpanan.

Ketua LPS Purbaya Sadewa mengatakan simpanan dengan saldo Rp5 miliar naik paling besar yaitu Rp432,96 triliun (+14,68%) year-on-year.

"Apabila dibagi berdasarkan tier saldo simpanan, total simpanan Rp2 miliar mengalami kenaikan sebesar Rp212,58 triliun (+7,89%) year-on-year, serta total simpanan dengan saldo Rp2 miliar juga mengalami kenaikan sebesar Rp457,21 triliun (+13,02%) year-on-year," kata Purbaya dalam video virtual, Senin (14/6/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini