Koleksi Kartu Permainan Milik Koruptor Heboh saat Dilelang

Hafid Fuad, Jurnalis · Kamis 01 Juli 2021 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 320 2433591 koleksi-kartu-permainan-milik-koruptor-heboh-saat-dilelang-vnM2k3iOSE.png Kartu Yu Gi Oh (Foto: Dokumentasi Konami Digital Entertaiment)

JAKARTA - Sebuah pengadilan di China membatalkan lelang online barang sitaan dari narapidana setelah tawaran tertinggi tembus 87 juta yuan (USD13,4 Juta). Diperkirakan para massa tersebut mengincar barang Yu-Gi-Oh! yaitu sebuah kartu permainan.

Dilansir dari South Morning China Post, Kamis (1/7/2021) para kolektor percaya kartu bergambar naga putih bermata biru tersebut adalah salah satu dari 500 kartu edisi terbatas yang dirilis pada tahun 2019.

Diprediksi saat ini kartu tersebut bernilai antara 200.000 sampai 300.000 yuan (USD31.000 hingga USD46.000).

Baca Juga: Lelang Kerangka Mobil Ferrari Dapat Rp2 Miliar, Kemenkeu: Antik dan Unik-Unik

Lelang tersebut digelar pengadilan Chuzhou di Provinsi Anhui China Timur pada hari Senin kemarin menggunakan platform lelang online dari grup Alibaba, yang juga adalah pemilik South China Morning Post.

Nama pemiliknya adalah Zhang Yujie, yang dipenjara seumur hidup di tahun 2020 setelah bersalah karena menggelapkan hampir 70 juta yuan (USD10,8 juta) dari dana pemerintah.

Harta milik Zhang dilelang dengan tawaran awal 80 yuan (USD12) dan pengadilan memperkirakan bahwa barang-barang tersebut bernilai 100 yuan (USD15).

Baca Juga: Harley Davidson dan Brompton Selundupan Eks Dirut Garuda Dilelang

Barang-barang lain yang dilelang termasuk PlayStation 4 dihiasi dengan emas dan berlian, beberapa Nintendo Switch konsol dan elektronik lainnya dari Sony dan Apple, tetapi mereka dilelang secara terpisah.

Masih belum bisa dipastikan keaslian kartu itu karena tidak memiliki sertifikasi. Biasanya, ketika kartu koleksi mencapai nilai tertentu, itu autentik dari perusahaan pihak ketiga untuk memastikan pembeli melakukan transaksi yang adil.

Namun pelelangan kartu itu langsung viral, dengan lebih dari 18.000 peserta dan lebih dari 2 juta penonton di internet. Hal ini menjadi di luar kendali, dengan harga penawaran kartu tersebut melompat lebih dari 500.000 yuan (USD77.000) dalam hitungan menit. Jauh lebih tinggi daripada yang secara masuk akal dapat dibeli oleh kartu di pasar terbuka.

Dalam waktu setengah jam, harga telah mencapai lebih dari 87 juta yuan, dan pengadilan menghentikan lelang.

"Lelang ini telah dibatalkan," sebuah pernyataan dari lelang peradilan Alibaba platform online mengatakan. "Harganya sangat tidak konsisten dengan harga penawaran yang sebenarnya, dan diduga perilaku penawaran yang jahat."

Platform lelang juga menjelaskan dalam bahwa akan ada konsekuensi untuk perilaku penawaran jahat dalam pelelangan pengadilan, seperti denda atau penahanan.

Belum jelas apakah pengadilan akan mengambil tindakan hukum terhadap para penawar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini