Share

Lonjakan Kasus Covid-19, Arus Modal Asing 'Kabur' Rp4,65 Triliun

Hafid Fuad, Jurnalis · Jum'at 02 Juli 2021 20:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 278 2434684 lonjakan-kasus-covid-19-arus-modal-asing-kabur-rp4-65-triliun-d5Km3yoAqE.jpg Data Arus Modal Asing (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia mengumumkan update indikator arah pergerakan Rupiah, khususnya di tengah kenaikan kasus covid-19 saat ini. Salah satu data indikator yang dibagikan adalah nilai transaksi sepanjang dari 28 Juni – 1 Juli 2021.

Tercatat investor asing atau nonresiden di pasar keuangan domestik melakukan aksi jual neto mencapai Rp4,65 triliun. Angka ini terdiri dari jual neto di pasar SBN sebesar Rp4,13 Triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp0,52 triliun.

"Tapi berdasarkan data setelmen sepanjang 2021 hingga kini atau ytd, pelaku nonresiden sejatinya sudah melakukan aksi beli neto mencapai Rp14,96 Triliun," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta (2/7/2021).

Data lainnya pada pagi hari Jumat, 2 Juli 2021, nilai tukar Rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.500 per dolar AS. Sementara Yield SBN 10 tahun masih stabil ke level 6,56%.

Dia mengatakan Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait lain untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

Tidak ketinggalan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan sudah disiapkan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Selain itu juga menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini