Jadi Ketum Kadin, Arsjad: Kita Fokus Tangani Kesehatan dan Ekonomi

Antara, Jurnalis · Jum'at 02 Juli 2021 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 320 2434222 jadi-ketum-kadin-arsjad-kita-fokus-tangani-kesehatan-dan-ekonomi-AnBdA61kDG.jpg Ketum Kadin Arsjad Rasjid (Foto: Antara)

JAKARTAKadin akan fokus menangani pandemi COVID-19 melalui program vaksinasi gotong royong, termasuk masalah ekonomi. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid.

Baca Juga: Menko Airlangga Minta Kadin Berperan Sediakan Vaksin Covid-19 Secara Mandiri

"Jadi pertama kali yang akan kami lakukan sesuai arahan Bapak Presiden adalah terkait kesehatan. Jadi yang pertama akan kami tingkatkan adalah bagaimana vaksinasi yang sudah dilakukan bisa menjaga kesehatan masyarakat sehingga ekonomi ke depan berjalan baik," kata Arsjad usai Sidang Pleno Munas ke VIII Kadin di Kendari.

Dia mengaku pihaknya akan melanjutkan program vaksinasi gotong royong yang sudah dimulai oleh kepengurusan Kadin periode 2015-2021.

Baca Juga: Dilibatkan Bahas Omnibus Law, Sinergi Kadin-Pemerintah Berjalan Sangat Baik

"Ini harus kita teruskan. Kita sudah diberi target oleh Presiden agar ke depan ada peningkatan proses vaksinasi yang akan dilakukan Kadin Indonesia untuk membantu bangsa Indonesia. Ini akan menjadi tantangan pertama kita sebagai Kadin Indonesia," ujar Arsjad.

Sementara itu, dalam penanganan masalah ekonomi, ia mengaku akan membawa investor untuk berinvestasi hingga ke daerah-daerah di seluruh Indonesia.

"Hal ini bertujuan agar roda ekonomi bisa berjalan, satu-satunya cara adalah dengan oli. Oli itu apa?. Oli adalah uang. Yang pertama kita cetak uang di Bank Indonesia, kita pinjam uang atau kita bawa investasi," katanya.

Arsjad berkomitmen akan menciptakan pengusaha baru di daerah termasuk mengembangkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bekerja sama dengan pemerintah daerah.

"Karena ke depan yang kita perlukan adalah para pengusaha, karena mereka akan menciptakan lapangan pekerjaan agar roda perekonomian bisa berjalan," katanya pula.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini