Rupiah Menguat ke Rp14.476/USD, Investor Lega Tak Lockdown

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 17:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 278 2435863 rupiah-menguat-ke-rp14-476-usd-investor-lega-tak-lockdown-zZqE8OcmT0.jpeg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 56 poin ke level Rp14.476 per USD.

Menguatnya Rupiah didorong oleh respons positif pasar terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang sudah diterapkan pemerintah.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, meski ada PPKM darurat, setidaknya pelaku pasar bisa sedikit lega sebab tidak diterapkannya karantina wilayah atau lockdown, walaupun pusat perbelanjaan, mal, dan pusat perdagangan ditutup.

Baca Juga: Rupiah Tekan Dolar AS pada Level Rp14.487 

Dia menuturkan upaya pemerintah dalam menerapkan PPKM darurat salah satunya dengan mengeluarkan anggaran untuk kepentingan kesehatan masyarakat Indonesia.

“Pemerintah kembali menggelontorkan stimulus sebanyak mungkin sampai akhir tahun 2021 dengan menambah anggaran kesehatan. Untuk penanganan menjadi Rp185,98 triliun dari sebelumnya Rp172,84 triliun. Tambahan anggaran ini sebagai bentuk dukungan APBN terhadap PPKM darurat,” ujar Ibrahim dalam rilis hariannya, Senin (5/7/2021).

Kemudian, kata Ibrahim, dari stimulus tersebut diharapkan daya beli masyarakat akan tetap berjalan serta konsumsi masyarakat akan tetap terjaga, sehingga perekonomian kembali berjalan dan stabilitas ekonomi pasca pandemi Covid-19 kembali stabil.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter menetapkan kebijakan untuk meningkatkan intervensi di pasar valas dan obligasi guna menjaga stabilitas rupiah.

“BI menerapkan triple intervention di pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forwards (DNDF) dan pembelian SBN di pasar sekunder,”jelasnya.

Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.450-Rp14.520.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini