JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa pemerintah sejak tahun 2020 telah mengambil berbagai kebijakan extraordinary untuk mengatasi masalah kesehatan dan dampak sosial ekonomi akibat pandemi covid-19. Salah satunya dengan memfokuskan APBN sepenuhnya untuk keperluan tersebut.
“Dengan alokasi sebesar Rp 695 triliun pada tahun 2020 dan Rp 699 triliun untuk tahun 2021 dan akan ditambah sesuai kebutuhan untuk penanganan kesehatan, bantuan sosial, dan stimulus bagi dunia usaha termasuk UMKM,” katanya saat memberikan kuliah umum di Lemhanas, Selasa (6/7/2021).
Baca Juga: PPKM Darurat Diperpanjang, 84.000 Pekerja Mal Terancam Kena PHK
Dia mengaku bersyukur dengan upaya yang telah dilakukan dalam mengelola krisis akibat pandemi covid-19.
“Khususnya dari sisi ekonomi menunjukkan hasil yang positif dan memberikan harapan pemulihan sebagaimana ditunjukkan oleh indikator-indikator pada semester I Tahun 2021,” ungkapnya.
Baca Juga: Penumpang Kereta Jarak Jauh Turun 50% Selama PPKM Darurat
Indikator-indikator tersebut antara lain purchasing manager index (PMI) Manufaktur pada bulan Mei telah mulai ekspansi dan mencapai rekor tertinggi. Lalu inflasi pada bulan Mei, mulai menunjukkan peningkatan yang berarti adanya peningkatan demand.