Penumpang Kereta Jarak Jauh Turun 50% Selama PPKM Darurat

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 06 Juli 2021 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 06 320 2436426 penumpang-kereta-jarak-jauh-turun-50-selama-ppkm-darurat-6geY5l3ifo.jpg KAI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sejak diberlakukannya PPKM Darurat oleh pemerintah, pada periode 3 sampai dengan 5 Juli KAI telah melayani 51.363 pelanggan KA Jarak Jauh ke berbagai tujuan. Jumlah tersebut turun 50% dibanding pekan sebelumnya yaitu 26 s.d 28 Juli 2021 sebanyak 104.072 pelanggan.

Mulai 5 Juli 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Khusus perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama.

Sejak pemberlakuan aturan baru tersebut, terjadi penurunan jumlah pelanggan KA Jarak Jauh sebesar 65%. Pada 5 Juli, KAI memberangkatkan 8.829 pelanggan KA Jarak Jauh turun dibanding keberangkatan 4 Juli sebanyak 25.495 pelanggan KA Jarak Jauh.

"Penurunan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai membatasi pergerakan mereka sesuai arahan dan kebijakan pemerintah pada masa PPKM Darurat," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus di Jakarta, Selasa (6/7/2021).

Baca Juga: Ini Daftar Bansos PPKM Darurat yang Cair

KAI mendukung penuh kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah pada moda transportasi kereta api di masa PPKM Darurat ini untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Joni menjelaskan, penurunan itu juga sebanding dengan pengurangan jumlah perjalanan yang dilakukan KAI.

Pada periode PPKM Darurat, KAI mengurangi perjalanan KA Jarak Jauh sebanyak 44% dibanding perjalanan di Bulan Juni. Dari rata-rata 122 perjalanan KA Jarak Jauh per hari di bulan Juni, menjadi 68 perjalanan KA Jarak Jauh per hari pada masa PPKM Darurat.

KAI hanya mengizinkan masyarakat yang sudah sesuai persyaratan yang dapat naik kereta api. Petugas akan memeriksa dengan tegas, cermat, dan teliti seluruh kelengkapan calon penumpang.

Baca Juga: PPKM Darurat Ada Penurunan Mobilitas tapi Jauh dari Harapan, Menko Luhut Tak Puas

Syarat untuk mengikuti Vaksinasi Covid-19 Gratis ini yaitu harus berusia 18 tahun ke atas, menunjukkan kode booking tiket yang sudah dibayar atau tiket KA Jarak Jauh yang berlaku, memiliki KTP, dan datang paling lambat H-1 sebelum jadwal keberangkatan Kereta Api. Khusus bagi ibu hamil bisa mendapatkan vaksin di stasiun setelah mendapat penjelasan dari petugas kesehatan dan bersedia atas pilihannya untuk divaksin Covid-19.

"Pada periode 3 s.d 5 Juli 2021 KAI telah melakukan vaksinasi kepada 993 pelanggan KA Jarak Jauh di berbagai stasiun," ujar Joni.

Selain layanan Vaksinasi Covid-19 Gratis di Stasiun, KAI juga telah menyediakan 83 Stasiun yang melayani Rapid Test Antigen seharga Rp 85.000.

"KAI siap memberikan pelayanan terbaik dengan protokol kesehatan yang ketat, kepada masyarakat yang tetap harus bepergian pada masa PPKM Darurat ini," tutup Joni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini