"Investor bersiap untuk kemungkinan putaran hawkish dari menit-menit ini dan itu akan memberikan beberapa kenaikan di sini untuk dolar," kata Analis Pasar Senior OANDA, Edward Moya, dilansir dari Reuters.
Indeks dolar naik 0,328% pada level 92,550. Pergerakan greenback terjadi ketika imbal hasil Treasury AS turun, setelah data pertumbuhan di sektor jasa menunjukkan perlambatan, dengan catatan benchmark 10-tahun di jalur untuk penurunan beruntun terpanjang dalam 16 bulan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.