Reformasi Birokrasi, Tjahjo: Agar PNS Tak Terjebak di Lingkaran Hierarki

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 320 2436856 reformasi-birokrasi-tjahjo-agar-pns-tak-terjebak-di-lingkaran-hierarki-fLWbK6yLbL.jpg MenpanRB Tjahjo Kumolo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo menyebut bahwa reformasi birokrasi terus digaungkan ke seluruh instansi pemerintah agar kualitas birokrasi dapat terus ditingkatkan. Hal ini dilakukan sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin agar reformasi birokrasi yang dilakukan dapat menyentuh hingga ke jantung permasalahan.

“Peningkatan kualitas birokrasi dilakukan dengan dua cara, yakni penyederhanaan birokrasi serta digitalisasi birokrasi. Untuk melakukan hal tersebut, tentunya juga perlu didukung oleh peningkatan kualitas aparatur sipil negara sebagai SDM pemerintah,” katanya dikutip dari pers rilis KemenPANRB, Rabu (7/7/2021).

Tjahjo mengatakan bahwa penyederhanaan birokrasi menjadi salah satu kunci agar birokrasi menjadi lebih adaptif, cepat melayani, dan cepat mengambil keputusan.

Baca Juga: Netizen Bingung Swafoto saat Daftar CPNS, Ini Penjelasan BKN

“Dalam membangun kelembagaan yang lincah dan adaptif ini, juga memerlukan perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) agar tidak terjebak dalam lingkaran hierarki,” ujarnya.

Menurutnya penyederhanaan struktur organisasi pada pemerintah pusat telah dilakukan dengan maksimal. Sedangkan pada pemerintah daerah, Kementerian PANRB berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk penyelesaiannya.

Lalu dalam upaya meningkatkan kinerja birokrasi dan menghindari tumpang tindih organisasi, pemerintah telah melakukan pembubaran lembaga non struktural (LNS). Dia mengatakan pada 2020 sudah dilakukan pembubaran 14 LNS.

Baca  Juga: BKN Buka 373 Formasi CPNS 2021, Ini Daftarnya

“Pembubaran ini mengintegrasikan tugas dan fungsi dari LNS yang dibubarkan kepada kementerian dan lembaga yang memiliki tugas dan fungsi serupa. Dengan demikian, sebanyak 37 LNS dibubarkan pada periode 2014-2020 dan saat ini terdapat 83 LNS yang masih berdiri,” ujarnya.

Lebih lanjut untuk mendukung pelaksanaan penyederhanaan dan digitalisasi birokrasi tidak luput dari peran ASN sebagai penggerak birokrasi. Kualitas ASN juga harus ditingkatkan sehingga dapat secara paralel mendorong kualitas birokrasi dan dapat bersaing di era global dan revolusi industri 4.0.

Tjahjo mengatakan saat tengah disusun arsitektur human capital ASN yang dapat mengakselerasi transformasi ASN dalam aspek struktural, kultural, dan digital. Hal ini agar dapat beradaptasi dengan kebijakan dan kompetensi serta dapat mengadopsi sistem dan teknologi yang akan digunakan.

“Untuk mengawali transformasi tersebut, maka akan dilakukan penyelarasan nilai inti ASN atau core value serta employer branding sebagai value proposition ASN yang akan diluncurkan pada tahun ini,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini