Erick Thohir: Stok Vaksin Masih 70 Juta Dosis

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 320 2436956 erick-thohir-stok-vaksin-masih-70-juta-dosis-lMUmLFs1B1.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir menyebut stok vaksin Covid-19 dalam negeri masih cukup untuk pelaksanaan program vaksinasi nasional. Stok vaksin di Induk Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) mencapai 70 juta dosis.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, jumlah tersebut merupakan vaksin program pemerintah atau vaksin yang diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Baca Juga: Pengacara: Suu Kyi Disuntik Vaksin Covid-19 di dalam Tahanan Militer

"Kalau vaksin pemerintah stoknya ini masih 40-70 juta lebih yang Bio Farma terus produksi sekarang. Jadi, jumlah vaksin cukup," ujar Erick saat ditemui di kawasan Jakarta International Equestrian Park, Rabu (7/7/2021).

Dari data Bio Farma, target produksi vaksin hingga Desember 2021 mencapai 186,3 juta dosis. Vaksin yang diproduksi berasal dari berbahan baku atau bulk Sinovac.

Baca Juga: Penumpang di Bandara Adisutjipto Bisa Nikmati Layanan Vaksinasi Covid-19

Meski begitu, untuk saat ini pemerintah tetap melakukan impor vaksin dari sejumlah produsen luar negeri. Langkah tersebut didasari pada kebutuhan vaksinasi nasional dan belum tersediannya vaksin Merah Putih hasil produksi anak bangsa.

Untuk bahan baku vaksin Sinovac yang diterima Bio Farma mencapai 105,5 juta. Rencananya, pada Agustus 2021 mendatang perusahaan asal China itu mensupply 40 juta dosis, kedatangan 35,4 juta dosis pada September, dan 35 juta dosis pada Oktober, dan November akan ada 30,9 juta bahan baku tambahan.

"Saya rasa begini, suka tidak suka hari ini kita masih bergantung pada vaksin impor. Tetapi sesuai dengan arahan bapak Presiden dan kami juga di Kementerian BUMN bekerja keras bersama dengan Kementerian Kesehatan dengan Lipi, dengan Eijkman dan banyak universitas, kita coba mendapatkan vaksin yang diproduksi oleh bangsa kita sendiri," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini