Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Erick Thohir Minta Tambahan PMN Rp33,9 Triliun untuk 3 BUMN

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Kamis, 08 Juli 2021 |14:05 WIB
Erick Thohir Minta Tambahan PMN Rp33,9 Triliun untuk 3 BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)
A
A
A

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meminta tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) 2021 untuk tiga BUMN sebesar Rp33,9 triliun. Ketiga perusahaan negara tersebut, PT Waskita Karya (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, dan PT Hutama Karya (Persero).

Erick Thohir mencatat bahwa Waskita Karya membutuhkan dana segar senilai Rp7,9 triliun, KAI Rp7 triliun, sementara Hutama Karya sebesar Rp19 triliun.

Baca Juga: Erick Thohir Naikkan Target Dividen BUMN Jadi Rp40 Triliun di 2022

Untuk Waskita, anggaran tersebut akan digunakan perseroan untuk mengadakan sejumlah proyek infrastruktur yang berasal dari penugasan pemerintah. Erick menyebut, PMN sangat dibutuhkan perseroan untuk merealisasikan tugas-tugasnya. Sebab, permodalan perusahaan sudah dialokasikan ke Tol Trans Jawa yang sebelumnya mangkrak.

"Kita tahu banyak sekali pada saat itu tol-tol di Jawa itu dalam kondisi mangkrak sehingga Waskita harus mengambil alih, sehingga hari ini kita bisa nikmati jalan tol yang tembus di seluruh Jawa. Tentu hal ini ada konsekuensi dari pada permodalannya sendiri," ujar Erick, Kamis (8/7/2021).

Baca Juga: Kontribusi BUMN Rp3.295 Triliun, Erick Thohir Soroti PMN

Selain itu, ada penugasan tambahan yang diterima Waskita untuk pengerjaan Tol Sumatera, di mana, dalam prosesnya menggunakan ekuitas perusahaan sendiri.

Untuk KAI, PMN akan dialokasikan untuk pengerjaan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodetabek. Proyek Strategi Nasional ini menggunakan dana PMN sebesar Rp2,7 triliun. Sedangkan untuk pemenuhan base equity Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC) sebesar Rp4,3 triliun.

"Yang namanya LRT, ada Rp2,7 triliun dan tentu percepatan dari KCIC, LRT sendiri Alhamdulillah sudah mencapai hampir 80% lebih dan KCIC sudah 74-78%," katanya.

Terakhir, PMN HK senilai Rp 19 triliun akan digunakan untuk pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement