Share

7 Fakta Skenario PPKM Darurat Diperpanjang, Pengusaha Tak Sanggup hingga Ancaman PHK

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 320 2441696 7-fakta-skenario-ppkm-darurat-diperpanjang-pengusaha-tak-sanggup-hingga-ancaman-phk-pnxAOW2dfL.jpg 7 Fakta Skenario PPKM Darurat Diperpanjang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia terus terjadi memunculkan isu perpanjangan PPKM darurat. Apalagi, Menteri Keuangan Sri Mulyani membocorkan skenario PPKM darurat diperpanjang hingga 6 minggu.

Skenario PPKM darurat diperpanjang tentu diambil untuk menekan kasus Covid-19. Bahkan kini kasus Covid-19 harian di Indonesia merupakan tertinggi di dunia. Sebagai gambaran, kasus harian Covid-19 di Indonesia mencapai 56.757 kasus pada Kamis 15 Juli 2021.

Tapi di sisi lain membuat pengusaha serta UMKM teriak. Sebab, aktivitas kegiatannya terganggu yang berujung pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pekerja.

Berikut fakta-fakta skenario PPKM darurat diperpanjang seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Sabtu (17/7/2021).

Baca Juga: Isu PPKM Darurat Diperpanjang, Menko Luhut: Masyarakat Tenang 

1. Skenario PPKM Darurat Diperpanjang

Pemerintah menyiapkan skenario jika Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diperpanjang 4-6 minggu. Skenario dibuat karena risiko pandemi Covid-19 yang masih tinggi, khususnya varian baru atau delta.

"PPKM Darurat selama 4-6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat virtual, Senin (12/7/2021).

2. Menko Luhut Lapor ke Jokowi

Luhut menegaskan bahwa kebijakan perpanjangan maupun penghentian PPKM Darurat belum diputuskan. Menurutnya, keputusan akan diambil pada akhir pekan dengan memahami data di lapangan.

"Saya (sudah) lapor, Presiden kemarin. Dari hari ke hari kita akan monitor keadaan ini. Jadi saya kira tak bisa saya terus menjawab sekarang kepada Anda (bahwa) kita lusa (akan) selesai tidak diperpanjang lagi. Tidak bisa," ujar Luhut dalam sebuah diskusi, Jakarta, Selasa (13/7/2021).

Luhut berencana bahwa hari Jumat (16/7/2021) akan melaporkan kondisi Covid-19 ke Presiden Joko Widodo. "Saya pikir nanti hari Jumat kami akan lapor Presiden apakah PPKM Darurat diperpanjang atau selesai," tambah Luhut.

3. Dampak ke Pemulihan Ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, dengan skenario tersebut maka implikasi pada sektor ekonomi khususnya pada tingkat konsumsi masyarakat akan melambat.

"Selanjutnya, pemulihan ekonomi akan tertahan, pertumbuhan ekonomi kuartal III diprediksi melambat ke 4,0% - 5,4% year on year dan kuartal IV melambat 4,6%-5,9%," ujarnya

Kemudian, dia memaparkan belanja APBN diperkuat untuk merespons dampak negatif dari peningkatan kasus Covid-19 terhadap perekonomian.

 

4. Pengusaha Tak Sanggup

Ketua Umum DPD Hippi DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, sejak tahun lalu saat pemerintah menerapkan kebijakan PSBB hingga aturan PPKM Darurat saat ini, sebenarnya dunia usaha sudah dalam posisi bertahan. Cash flow sangat tipis dengan harapan ekonomi Indonesia bisa lekas ke arah lebih baik.

“Pada awalnya pemerintah juga kelihatannya memiliki keyakinan untuk pulih perekonomian kita makanya pemerintah membuat suatu target pertumbuhan ekonomi di kuartal II itu 7%. Tapi dalam perjalannya kita lihat bahwa kasus Covid-19 ini pasca Idul Fitri ternyata di luar dugaan. Bahkan lebih dahsyat daripada tahun yang lalu,” ujarnya dalam Market Review di IDX Channel, Jumat (16/7/2021).

Dari sisi situasi Indonesia yang semakin genting dengan lonjakan kasus dan ketika pemerintah memutuskan PPKM Mikro menjadi PPKM Darurat, pengusaha semakin resah dan gelisah. Sebab berbagai sektor usaha di wilayah Jawa dan Bali terutama non esensial dan kritikal harus tutup.

Sektor usaha esensial pun ikut terdampak dari aturan PPKM Darurat. Seperti contohnya keuangan.

“Sektor keuangan dengan keterbatasan mobilitas masyarakat, akan menurun. Kemudian juga di perbankan banyak dana yang tidak terserap untuk dipinjam oleh para pengusaha-pengusaha. Karena para pengusaha di Indonesia ingin menambah modal kerjanya dalam kondisi seperti ini tidak akan mungkin. Sebab daya beli masyarakat menurun kemudian mengembangkan usaha dalam situasi dan kondisi seperti saat ini juga tidak akan mungkin,” kata Sarman.

5. Pengusaha Tak Ada Profit

Menurutnya, apabila PPKM Darurat diperpanjang lagi, maka pengusaha semakin tidak ada profit dan tidak ada omzet. Tapi biaya operasional terus berjalan, gaji karyawan harus dibayar, para pedagang pun juga harus membayar sewa tempat.

“Di mal itu banyak beragam pedagang. Dan mal sudah tutup hampir dua minggu. Jadi kalau PPKM Darurat ini diperpanjang lagi, pengusaha tidak ada profit, tidak ada omzet. Para pedagang juga harus membayar sewa tempat. Bisa dibayangkan bagaimana mereka mengatur cash flownya,” ungkap dia.

6. PHK di Depan Mata

Selain itu, jika PPKM Darurat benar diperpanjang, maka ada tiga kemungkinan yang terjadi. Pertama, kemungkinan akan ada pengusaha yang mampu bertahan dengan cash flow seadanya. Artinya, ada komunikasi antara pihak pengusaha dengan para pekerjanya, dengan menurunkan gaji pegawai.

Kedua, adanya kemungkinan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). “Kemudian yang ketiga, lebih ekstremnya lagi para pengusaha akan menutup usahanya,” tambahnya.

7. KSPI Sebut Akan Ada Badai PHK

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengungkapkan dampak jika PPKM Darurat diperpanjang. KSPI banyak pengusaha terdampak dan membuat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) meningkat.

“Jika pemerintah memperpanjang PPKM ini maka harus ada pengendalian, dan kalau ekonomi tetap krisis, minus pertumbuhan ekonomi, pandemi tetap tinggi, KSPI memprediksi ratusan ribu orang akan kena PHK,” kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini