Naik Lagi, Indeks Dolar AS Menguat 0,6% Selama Sepekan

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 278 2442005 naik-lagi-indeks-dolar-as-menguat-0-6-selama-sepekan-bKlZrMZQTK.jpg Dolar Amerika Serikat. (Foto: Okezone.com)

NEW YORK - Dolar AS menguat tipis pada perdagangan Jumat atau mencatatkan kenaikan mingguan terbesar dalam sebulan. Dolar AS menguat didorong data penjualan ritel yang optimis membuat ekspektasi bahwa pertumbuhan ekonomi meningkat pada kuartal kedua.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang naik 0,11% menjadi 92,675. Indeks naik 0,6% selama sepekan.

Baca Juga: Dolar Menguat Didorong Turunnya Klaim Pengangguran AS

Penguatan dolar pada perdagangan Jumat terjadi meskipun Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa kenaikan inflasi bersifat sementara. Bank Sentral AS pun akan terus mendukung perekonomian.

"Data itu konsisten dengan ekonomi yang membuat langkah substansial dan memperkuat ekspektasi pertumbuhan kuartal kedua sangat kuat sekitar 10%," kata Analis Pasar Senior Western Union Business Solutions, Joe Manimbo, dilansir dari Reuters, Sabtu (17/7/2021).

Baca Juga: Indeks Dolar AS Lesu Tertekan Euro

Penjualan ritel AS secara tak terduga meningkat selama Juni, karena permintaan barang tetap kuat, bahkan ketika pengeluaran beralih kembali ke layanan. 

Meski demikian, sebuah survei menunjukkan sentimen konsumen AS turun tajam dan tak terduga pada awal Juli. Hal ini karena kekhawatiran inflasi merusak kepercayaan pada pemulihan ekonomi.

Sementara itu, Dolar Selandia Baru naik 0,44% setelah data menunjukkan harga konsumen di Selandia Baru naik. Ini mendorong pada kenaikan suku bunga segera setelah Agustus.

Sterling jatuh terhadap dolar, dengan laju minggu terburuk dalam sebulan, karena investor mencari keamanan di greenback di tengah kekhawatiran atas meningkatnya kasus Covid-19 secara global.

Dolar Kanada naik 0,1% pada Jumat, dibantu oleh data perdagangan grosir domestik yang optimis, sehari setelah menyentuh level terendah hampir 3 bulan terhadap mitra AS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini