Share

332 Saham Melemah, IHSG Sesi I 'Kebakaran'

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 278 2442788 332-saham-melemah-ihsg-sesi-i-kebakaran-fZf160ofjG.jpg IHSG Sesi I Melemah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan sesi I. Tercatat, siang ini, IHSG turun 40,8 poin atau 0,67% ke level 6.031,67.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (19/7/2021), terdapat 200 saham menguat, 332 saham melemah, dan 174 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp9,9 triliun dari 4,9 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Baca Juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Mulai 'Tulari' IHSG 

Indeks LQ45 turun 0,83% ke 840,15, indeks JII turun 0,53% ke 547,86, indeks IDX30 turun 0,76% ke 448,21, dan indeks MNC36 turun 0,84% ke 283,00.

Sebelumnya, Head of Research PT Praus Capital Alfred Nainggolan menilai, secara general pergerakan market masih menunjukkan tren pemulihan pasca pandemi Covid-19. Akan tetapi, market di dalam negeri masih tertahan karena adanya lonjakan kasus Covid-19.

“Pergerakan bursa global seperti Amerika dan Eropa itu trennya masih menunjukkan tren pemulihan pasca pandemi Covid-19. Kemudian, kalau kita lihat arahnya juga tidak terlalu jauh berbeda dengan bursa-bursa regional. Tetapi perbedaannya kita tertahan karena faktor gelombang kedua lonjakan Covid yang memang terjadi sejak akhir Juni sampai Juli ini,” ujarnya dalam acara Market Opening IDX Channel.

Alfred menjelaskan, walau market dengan kondisi tertahan, tetapi ke depannya market mengarah ke pemulihan. Hal tersebut dibuktikan karena saat ini proses vaksinasi sudah berjalan hampir di setiap negara.

“Kita melihat bahwa ke depan memang arahnya masih sama yaitu recovery, karena saat ini proses vaksinasi tidak hanya di Indonesia hampir di seluruh global sudah berjalan. Bahkan di Indonesia juga semakin dipercepat, karena kita meyakini bahwa proses vaksinasi ini akan menjadi solusi ampuh untuk bisa mengurangi secara signifikan dampak dari pandemi Covid,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini