Pengusaha Mal Minta Pemerintah Tanggung 50% Gaji Karyawan

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Rabu 21 Juli 2021 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 320 2443724 pengusaha-mal-minta-pemerintah-tanggung-50-gaji-karyawan-AK3tgJ2V9b.jpg Mal Tutup Selama PPKM Darurat (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pemerintah telah resmi mengumumkan perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengharapkan bantuan dari pemerintah terkait subsidi upah karyawan bagi pekerja sebesar 50% dari gaji pegawai atau kearyawan.

Baca Juga: PPKM Level 4, Stasiun Manggarai Sepi Penumpang

"Kemudian kami meminta kepada pemerintah untuk memberikan subsidi atas upah pekerja kepada sebesar 50%. Kalau jika gaji seorang pegawai tersebut 3 juta per bulan maka pemerintah memberikan 50% di angka 1,5 Juta," kata Alphonzus melalui Konferensi Virtual, Rabu (21/7/2021).

Pihaknya menegaskan bantuan tersebut bisa disalurkan oleh pemerintah melalui karyawannya langsung dengan pemberian insentif di BPJS Ketenaga kerjaan, bukan melalui perusahaannya langsung.

Baca Juga: PPKM Level 4, Mal Ditutup hingga WFH 100%

"Ini (bantuan) tak perlu disalurkan kepada perusahaannya, tapi langsung diberikan kepada karyawannya yang mungkin bisa di berikan melalui BPJS Ketenagakerjaan atau mekanisme laiinya untuk upaya penghindaran PHK hingga akhirnya perusahaan hanya tinggal membayar sebanyak 50%," ujarnya.

Dia juga menuturkan dengan adanya bantuan tersebut pihak perusahaan bisa terbantu cash flownya dan pihaknya berharap bantuan ini bisa membuat para pelaku usaha bertahan selama PPKM Darurat atu pusat perbelanjaan ditutup.

"Ini juga bisa mengurangi potensi dengan adanya PHK, maka pemerintah harus segera memberikan stimulus atau tunjangan gaji sebanyak 50% dengan pemberian mekanisme-mekanisme yang sudah disampaikan tadi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini