Ekonomi RI Kuartal II Diprediksi Hanya Tumbuh 5%

Anggie Ariesta, Jurnalis · Rabu 28 Juli 2021 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 320 2447234 ekonomi-ri-kuartal-ii-diprediksi-hanya-tumbuh-5-f9q5UTqSlr.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah kini tengah melakukan antisipasi lonjakan kemiskinan dengan program untuk meminimalisir dampak ekonomi akibat pandemi. Namun, menurut Ekonom Unika Atma Jaya Rosdiana Sijabat, ekonomi Indonesia akan terkoreksi tajam mencapai 5% di kuartal II-2021.

"Kita tahu bahwa sejak terkena pandemi dampaknya itu kita mulai rasakan kuartal II-2020, kuartal I kita mencapai kinerja ekonomi yang positif, tapi kuartal II terkoreksi tajam mencapai 5%, kuartal berikutnya masih terkontraksi 3%, kemudian selanjutnya 2%," ujar Rosdiana dalam Market Review IDX Channel, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga: Menko Airlangga Dorong Modernisasi Koperasi agar Adaptif dan Berdaya Saing

Semakin menurunnya kinerja tersebut sehingga akumulasi pada tahun 2020, kinerja ekonomi masih rendah berlanjut sampai kuartal I 2021, meskipun masih minus tren kinerjanya turun. Pihaknya menyebut ada kaitan yang sangat kuat antara kinerja perekonomian dengan pertumbuhan ekonomi dengan angka kemiskinan, dilihat dari kemampuan daya belinya.

Baca Juga: Tenang, Indonesia Bakal Kedatangan 60 Juta Vaksin Covid-19 di Agustus

"Semua kinerja masyarakat mengalami penurunan pendapatan, ketika pendapatan ini terganggu karena adanya volume produksi yang menurun, pembatasan aktivitas ekonomi akrena pandemi," tutur Rosdiana.

Terkait pendapatan, Rosdiana menyinggung akibat dari pembatasan yang menyebabkan produksi dan konsumsi masyarakat terganggu. Skema PSBB dan PPKM saat ini memang mengganggu dari sisi produksi, sehingga pemerintah berupaya kemiskinan tidak naik secara tajam karena dampaknya tidak baik secara ekonomi dan sosial.

"Saya kira kita semua memahami pemerintah melakukan berbagai upaya. Secara makro, kita ini belum pada performa perbaikan atau pemulihan ekonomi yang baik, secara objektif kita lihat pemerintah melakukan kinerja yang relatif baik. Overall agregat ita bisa lihat pemerintah on the right side dalam menanggapi ekonomi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini