Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dulu Rugi, Kini Gajah Tunggal (GJTL) Raup Laba Bersih Rp98,1 Miliar

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Jum'at, 06 Agustus 2021 |13:47 WIB
Dulu Rugi, Kini Gajah Tunggal (GJTL) Raup Laba Bersih Rp98,1 Miliar
Gajah Tunggal Raup Laba (Foto: Okezone/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Semester pertama 2021, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) meraih laba bersih sebesar Rp98,172 miliar atau membaik dibanding periode yang sama tahun 2020 yang tercatat rugi bersih senilai Rp149,41 miliar. Hasil itu mendongkrak emiten ban itu membukukan laba per saham dasar Rp28,17. Sedangkan di semester I 2020 tercatat rugi bersih per saham dasar Rp42,88.

Sementar penjualan bersih tumbuh 22,63% menjadi Rp7,26 triliun. Rincinya, penjualan ke GITI Tire Global Trading Pte Ltd menyumbang 21% dari total penjualan dan disusul penjualan ke Tigar Tyres DOO yang menyumbang 13% dari total penjualan. Seiring dengan itu, beban pokok penjualan ikut membengkak 24,04% menjadi Rp6,073 triliun. Sehingga laba kotor bertumbuh 15,24% menjadi Rp1,187 triliun.

Kinerja GJLT kian membaik didukung kerugian selisih nilai tukar yang dapat ditekan sedalam 46,91% menjadi Rp86,719 miliar. Sementara itu, aset perseroan tercatat tumbuh 6,21% menjadi Rp18,889 triliun. Hal itu dipicu membengkaknya utang bank jangka pendek sebesar 257% menjadi Rp690,5 miliar. Kemudian kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp68,249 miliar atau anjlok 87,47% dibandingkan semester pertama 2020 yang tercatat sebesar Rp543,68 miliar.

Baca Juga: Tunas Baru Tebar Dividen Rp131,9 Miliar

Tahun ini, emiten produsen ban menargetkan pertumbuhan lebih 19%. Sekretaris Perusahaan GJTL, Kisyuwono seperti dikutip kontan menjelaskan, seiring membaiknya perekonomian secara keseluruhan, industri ban juga akan ikut membaik.

"Di samping itu, penerapan bea masuk antidumping oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) atas produk ban dari Taiwan, Vietnam, Thailand dan Korea Selatan, menjadi peluang untuk meningkatkan penjualan Gajah Tunggal di AS,"ujarnya seperti dikutip Harian Neraca, Jumat (6/8/2021).

Baca Juga: Pendapatan Naik, MAPI Cetak Laba Rp271 Miliar

Kisyuwono mengatakan, seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi Indonesia dan dunia pada umumnya, penjualan di tahun 2021 diharapkan meningkat ke level yang relatif sama dengan penjualan di tahun 2019. Asal tahu, penjualan Gajah Tunggal pada tahun 2019 mencapai Rp 15,94 triliun. Dengan target tersebut, artinya emiten ban ini menargetkan penjualan bisa meningkat hingga sekitar 19,49%.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement