Daftar Pahlawan yang Wajahnya Tercetak di Uang Rupiah

Amira Karin Khairana, Jurnalis · Selasa 17 Agustus 2021 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 320 2456662 daftar-pahlawan-yang-wajahnya-tercetak-di-uang-rupiah-R1ifGTfs3C.jpg Ir Soekarno dan Mohammad Hatta pada Uang Pecahan Rp100.000. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indonesia memperingati 76 Tahun Kemerdekaan. Hari ini tentu tak lepas dari perjuangan para pahlawan nasional.

Sebagai bentuk apresiasi, perjuangan para pahlawan tersebut tidak hanya dikenang dalam sejarah, melainkan juga diabadikan dalam uang rupiah.

Berikut deretan pahlawan yang terpampang di mata uang Rupiah:

1. Tjut Meutia, Uang Kertas Pecahan Rp 1.000

Pahlawan nasional yang menghiasi tampak depan uang kertas pecahan Rp 1.000 adalah Tjut Meutia. Tokoh perempuan asal Pirak, Aceh Utara ini ditetapkan menjadi pahlawan nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 107/1964 pada tahun 1964. Pada awalnya Tjut Meutia pertama kali muncul pada emisi 1992 dalam nominal Rp1.000 dan Rp5.000.

2. Mohammad Hoesni Thamrin, Uang Kertas Pecahan Rp 2.000

Pada uang kertas rupiah emisi 2016 pecahan Rp 2.000, terpampang wajah Hoesni Thamrin. Pahlawan asal Betawi dengan darah Belanda dari kakeknya itu berkiprah dalam pergerakan nasional. Untuk menghormati jasa Hoesni Thamrin yang sosoknya menghiasi uang kertas berwarna dominan abu-abu itu, pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepadanya lewat Surat Keterangan Presiden Nomor 175 tahun 1960.

3. Idham Chalid, Uang Kertas Pecahan Rp 5.000

Sosok Idham Chalid, pahlawan nasional dari Kalimantan Selatan terpampang dalam bagian depan uang kertas pecahan Rp 5.000. Beliau dikenal sebagai kiai manshur Nahdlatul Ulama (NU) yang juga bergerak di bidang politik, serta pernah menjabat selama 34 tahun sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Tokoh yang juga pernah berperan sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia pada kabinet Djuanda ini diangkat menjadi pahlawan nasional, melalui Keppres Nomor 113/TK/Tahun 2011 tanggal 7 November 2011.

4. Frans Kaisiepo, Uang Kertas Pecahan Rp 10.000

Bagian depan uang kertas yang berwarna dominan ungu ini dihiasi dengan wajah tokoh nasional kelahiran Biak, Papua bernama Frans Kaisiepo. Pada masa perjuangannya di tanah Papua, ia berperan sebagai salah satu tokoh yang mencetuskan kata “Irian” yang merupakan singkatan dari Ikut Republik Indonesia Anti Netherlands.

Tak hanya itu, Frans Kaisiepo juga menjadi salah satu orang yang mengibarkan Merah Putih diiringi nyanyian lagu Indonesia Raya di Papua. Atas jasanya, gubernur pertama Irian ini diberikan gelar pahlawan nasional menurut Keputusan Presiden Nomor 077/TK/1993, serta dianugerahkan Bintang Maha Putera Adi Pradana Kelas Dua pada tahun 1993.

5. Sam Ratulangi, Uang Kertas Pecahan Rp 20.000

Pahlawan yang bernama lengkap Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi dari Sulawesi Utara ini pernah berprofesi sebagai politikus, penulis, serta guru. Selain itu Sam Ratulangi juga turut aktif sebagai anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) di era pendudukan Jepang. Tak hanya itu, ia juga berjasa dalam perjuangan melawan kolonialisme Belanda di Manado.

Beliau dikenal dengan filsafatnya “Si Tou Timou Tumou Tou”, yang berarti manusia baru dapat disebut sebagai manusia jika sudah dapat memanusiakan manusia. Kini, pahlawan nasional yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 590 Tahun 1961 tersebut tampil di uang pecahan Rp 20.000.

6. Ir. H. Raden Djuanda Kartawidjaja, Uang Kertas Pecahan Rp 50.000

Tokoh nasional berdasarkan Keputusan RI No.224/1963 ini dikenal sebagai pencetus “Deklarasi Djuanda” tahun 1957, yang mengartikan seluruh perairan di dalam dan di antara kepulauan Indonesia menjadi bagian dari kesatuan wilayah NKRI. Ia juga pernah diangkat sebagai Kepala Jawatan Kereta Api untuk wilayah Jawa dan Madura karena perjuangannya dalam memimpin para pemuda mengambil alih Jawatan Kereta Api dari Jepang.

Djuanda yang sempat menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia ke-10 saat ini terpampang di uang pecahan Rp 50.000

7. Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta, Uang Kertas Pecahan Rp 100.000

Kedua tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia sekaligus bapak pendiri bangsa ini menghiasi tampak depan uang pecahan Rp 100.000. Pemilik nama asli Koesno Sosrodihardjo kelahiran 6 Juni 1901 merupakan Presiden RI pertama, yang memiliki 26 gelar doktor Honoris Causa.

Sementara Wakil Presiden Indonesia pertama Mohammad Hatta, lahir pada tanggal 12 Agustus 1902. Hatta tercatat pernah meraih 7 gelar doktor Honoris Causa.

8. Mr. I Gusti Ketut Pudja, Uang Koin Pecahan Rp 1.000

Pada bagian depan uang logam berwarna putih alumunium yang berbahan nickel plated steel ini menampilkan wajah Mr. I Gusti Ketut Pudja. Pahlawan nasional ini pernah menjadi perwakilan Sunda Kecil yang kini menjadi Bali dan Nusa Tenggara, dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Selain merumuskan kemerdekaan Indonesia, ia juga menjadi salah satu tokoh yang datang dalam perumusan naskah teks proklamasi di rumah Laksamana Maeda.

9. Letjen TNI TB Simatupang, Uang Koin Pecahan Rp 500

Letnan Jenderal TNI Tahi Bonar Simatupang menjadi pahlawan nasional yang wajahnya tampil pada bagian depan uang logam pecahan Rp 500. Tokoh militer Indonesia ini dikenal dengan namanya yang dijadikan salah satu nama jalanan yang tersohor di wilayah Jakarta.

Hingga tahun 1953, ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia (KASAP) yang ditunjuk oleh Presiden Soekarno.

10. Dr. Tjiptomangunkusumo, Uang Koin Pecahan Rp 200

Pahlawan yang dikenal sebagai anggota dari “Tiga Serangkai” bersama Douwes Dekker dan Ki Hajar Dewantara ini terpampang di uang koin pecahan Rp 200. Ia aktif dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia, salah satunya dalam bidang politik dimana ia menjadi tokoh dalam Indische Partij dan mencetuskan ide pemerintahan sendiri di tangan penduduk setempat.

11. Prof Dr. Ir. Herman Johannes, Uang Koin Pecahan Rp 100

Tampak depan uang logam pecahan Rp 100 dihiasi dengan wajah pahlawan nasional Herman Johannes. Perjuangannya paling dikenal di bidang pendidikan, yang mana ia pernah berkutat menjadi seorang cendekiawan, ilmuwan, serta guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sebagai seorang ilmuwan khususnya fisikawan dan kimiawan, keahliannya pernah berguna untuk memblokade gerak pasukan Belanda di Agresi Militer 1 dan 2. Selain dunia pendidikan, Herman Johannes pernah berkiprah di bidang militer serta berkarir menjadi politikus.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini