Ada Kelangkaan Batu Bara, Pasokan Listrik PLN Gimana?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 23 Agustus 2021 11:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 320 2459581 ada-kelangkaan-batu-bara-pasokan-listrik-pln-gimana-R1d0tWg28m.jpg PLN Antisipasi Kelangkaan Batu Bara. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - PT PLN (Persero) menyiapkan berbagai strategi sebagai antisipasi adanya kelangkaan batu bara selama 6 bulan terakhir ini. PLN menilai kelangkaan terjadi akibat cuaca, disparitas harga yang tinggi di pasar internasional hingga imbas pandemi Covid-19.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, sejumlah upaya dilakukan pihaknya untuk mengamankan pasokan batu bara. Di antaranya, menyiapkan digitalisasi, early warning system, integrated system dan kerja sama yang intensif antara PLN dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Selain itu, implementasi alternatif pasokan melalui pembelian batu bara di pasar spot, optimasi distribusi pasokan, dan perbaikan pengelolaan logistik termasuk penjadwalan pengiriman juga terus dilakukan.

Baca Juga: Sampai Kapan Harga Batu Bara Terus Naik?

“PLN berterima kasih atas langkah-langkah pemerintah dalam memastikan kesinambungan serta keandalan pasokan batu Agung, Senin (23/8/2021).

Perseroan memang belajar dari pengalaman krisis pasokan batu bara yang sempat terjadi dan menimbang saran Pemerintah. Karena itu, PLN menetapkan fokus pembelian batu bara langsung dari perusahaan pemilik tambang.

Baca Juga: RI Bakal Tutup PLTU Berbasis Batu Bara

Selain itu, menyiapkan perencanaan pemenuhan kebutuhan batu bara setiap tahun dengan mengutamakan kontrak jangka panjang. Menurut Agung, penting bagi PLN untuk bekerja sama dengan para pemilik tambang demi memastikan ketersediaan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik dalam jangka panjang.

Kerjasama tersebut juga dinilai menguntungkan bagi aspek kepastian produksi dan volume pasokan. Dimana, atas saran pemerintah, kontrak pembelian batu bara dibuat secara jangka panjang dengan dasar harga yang dievaluasi setiap tahun.

“Untuk memastikan security of supply, perikatan jangka panjang dengan pemilik tambang yang memiliki spesifikasi sesuai kebutuhan PLN dan jumlah cadangannya besar adalah opsi terbaik” tutur dia.

Terkait penyediaan batu bara untuk operasional pembangkit, PLN mengacu pada regulasi yang ditetapkan pemerintah. Termasuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 255.K/30/MEM/2020 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri Tahun 2021 dan Keputusan Menteri ESDM Nomor 139.K/HK.02/MEM.B/2021 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara.

"PLN selanjutnya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah terkait penyediaan batu bara demi menjaga keandalan pasokan listrik nasional," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini