JAKARTA - Realisasi anggaran Kementerian PUPR per 24 Agustus 2021 mencapai Rp67,66 triliun. Sedangkan untuk realisasi fisiknya terkait anggaran tahun 2021 telah mencapai 51,38%.
"Realisasi keuangan pagu anggaran tahun 2021 per 24 Agustus adalah sebesar Rp67,66 triliun atau sebesar 49,10% dari total anggaran Rp137,8 triliun," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (26/8/2021).
Baca Juga: Bangun Infrastruktur, Menteri Basuki Habiskan Anggaran Rp66,4 Triliun
Basuki dalam paparannya juga menyampaikan upaya percepatan realisasi anggaran 2021, antara lain mempercepat penyelesaian administrasi dan revisi anggaran, kemudian realokasi anggaran antar paket untuk mempercepat pembayaran paket multiyear contract atau MYC dengan progres tinggi.
Lalu mempercepat pelaksanaan pekerjaan sesuai target dan batas waktu penyelesaian (meningkatkan monitoring atau pengawasan menyelesaikan masalah tanah, dan lain-lain).
Mempercepat penyelesaian kegiatan padat karya sesuai dengan target dan sasaran, serta mempercepat pelaksanaan dukungan penanganan covid-19 dan penanganan bencana.
Basuki pernah menekankan pentingnya efisiensi anggaran kepada para pejabat tinggi madya dan pratama baru Kementerian PUPR.
Dia mengatakan bahwa tahun 2021 seperti disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Keuangan, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, masih dipenuhi dengan ketidakpastian ekonomi akibat pandemi COVID-19.
Sesuai arahan Presiden Jokowi pada kuartal III dan IV Kementerian PUPR harus tetap menjaga pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, balai, bagian program dan pelelangan memiliki peran kunci yang penting dalam percepatan pelaksanaan program-program pembangunan infrastruktur.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.