Buwas Lapor Realisasi Penyaluran Beras Bansos di DPR

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 30 Agustus 2021 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 320 2463273 buwas-lapor-realisasi-penyaluran-beras-bansos-di-dpr-bGBzed3c6o.jpg Realisasi Penyaluran Beras Bantuan Sosial. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bulog mencatat telah menyalurkan beras bantuan sosial (bansos) selama PPKM hingga 288.000 ton. Realisasi tersebut tercatat sampai 27 Agustus 2021.

Sementara penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) untuk penanggulangan bencana sebesar 4,207 ton.

Baca Juga: Jokowi: Kalau Mampu, Ya kita Ekspor Beras

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, jumlah serapan tersebut sebagai indikator dari kesuksesan program bantuan beras pemerintah yang dijalankan pihaknya.

"Perum Bulog juga sukses melaksanakan penyaluran bantuan beras PPKM sebesar 288.000 ton secara tepat waktu. Untuk penyaluran CBP untuk penanggulangan bencana sebesar 4,207 ton," ujar Buwas saat RDP bersama Komisi IV DPR RI, Senin (30/8/2021).

Baca Juga: Stok Beras 1,16 Juta Ton, Buwas Jamin untuk Operasi Pasar hingga Kondisi Darurat

Beras bansos sendiri merupakan tugas yang dijalankan Bulog dari Kementerian Sosial (Kemensos). Beras tersebut dibagikan kepada masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia selama penerapan PPKM.

Secara agregat, pemerintah menargetkan 28,8 juta KPM yang menerima bansos beras PPKM. Tercatat Bulog sudah dua kali merampungkan distribusi beras PPKM. Untuk penyaluran tahap pertama, pemerintah menyasar 20 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan tahap dua sebanyak 8,8 juta KPM).

Manajemen mencatat, beras yang digunakan dalam program tersebut berasal dari beras petani dalam negeri. Beras itu dibeli Bulog sesuai amanah dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2015.

Selain itu, Bulog juga ditugaskan untuk menyimpan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang berasal dari serapan petani sebanyak 1-1,5 juta ton.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini