Mendagri Sindir Pemda yang Lebih Pentingkan Gaji PNS Dibanding Rakyat

Dita Angga R, Jurnalis · Selasa 31 Agustus 2021 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 320 2463745 mendagri-sindir-pemda-yang-lebih-pentingkan-gaji-pns-dibanding-rakyat-MBU95RHsgr.jpg Mendagri Ungkap Masih Banyak Pemda Mengalokasikan Anggaran untuk Aparatur. (Foto: Okezone.com/BPMI)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyindir masih banyak daerah yang mengalokasikan anggaran untuk belanja aparatur. Padahal, seharusnya diperbesar untuk belanja modal dan barang yang langsung menyentuh masyarakat.

“Tapi yang banyak belanja aparaturnya. Mulai untuk belanja gaji pegawai tentu, wajib. Tapi ada juga belanja perjalanan dinas, belanja rapat-rapat, meeting-meeting, pembuatan program-program kegiatan yang ramai, masih tapi manfaatnya tidak banyak,” katanya dalam acara Launching Sinergitas Pengelolaan Bersama Monitoring Centre For Prevention(MCP) dan Rakorwasdanas Tahun 2021, Selasa (31/8/2021).

Baca Juga: Antisipasi Kondisi Darurat, Pemda Harus Siapkan Belanja Tak Terduga 10% di 2022

Bahkan Tito menyebut belanja modal pun juga digunakan untuk kepentingan aparatur. Salah satunya agar bisa mendapatkan honor dari kegiatan tersebut.

“Akhirnya yang betul-betul untuk masyarakat menjadi kecil sekali proporsinya. Dan itu akan berakibat pada pembangunan kurang berjalan maksimal. Jalan tidak terawat, sampah bertebaran, sungai-sungai menjadi tidak terurus dan lain-lain. Kenapa? Karena memang tidak dianggarkan di situ. Kalau pun dianggarkan justru anggarannya dipakai lagi sebagian untuk aparat lagi,” paparnya.

Baca Juga: Tito: Pemda Harus Berikan Stimulus untuk Pulihkan Ekonomi

Mantan Kapolri itu mengatakan banyak ditemukan program penguatan dalam alokasi belanja modal. Dia bahkan mempertanyakan kapan kuat-kuatnya aparatur karena sudah sering dialokasikan anggaran penguatan.

“Kita lihat banyak sekali temuan isinya penguatan,penguatan, penguatan. Saya sampai mengatakan ini kapan kuat-kuatnya gitu. Jadi penguatan, penguatan aparat sendiri. Dirapat-rapatkan untuk itu,” pungkasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini