Pedagang Tanah Abang 'Putar Otak' Bertahan di Tengah Pandemi

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Minggu 05 September 2021 05:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 04 320 2466264 pedagang-tanah-abang-putar-otak-bertahan-di-tengah-pandemi-pA2nxkZygE.jpg Pasar Tanah Abang masih sepi pembeli (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pedagang Pasar Tanah Abang harus memutar otak agar bisa bertahan di tengah pandemi. Apalagi para pedagang merasakan dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM (PPKM).

Siti (48) salah satu pedagang Tanah Abang yang menjual aneka bahan pakaian terpaksa melakukan efisiensi dibisnisnya. Sebelum pandemi melanda dirinya memiliki 12 karyawan untuk menjaga 8 tokonya.

Namun kini, Siti hanya menyisakan 4 karyawan saja untuk mengelola jumlah toko yang sama. Padahal bekerja di dunia tekstil memerlukan tenaga yang tidak sedikit, terlebih di pasar tanah Abang yang menggunakan tenaga manusia untuk membawa dan memindahkan barang.

Demi efisiensi, Siti juga melakukan pengurangan gaji terhadap karyawannya yang masih bertahan, hal tersebut disebabkan karena tidak stabilnya pemasukan yang diterima Siti. Ditambah lagi pedagang harus membayar sewa kios, bayar pajak, hingga membayar listrik kios.

Baca Selengkapnya: Dampak Pandemi, Pedagang Tanah Abang Potong Gaji Karyawan hingga PHK

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini