BEI Kedatangan 2 Tamu Baru, Intip Profilnya

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 06 September 2021 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 278 2466676 bei-kedatangan-2-tamu-baru-intip-profilnya-4tQWRYPNbt.jpg IPO (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) dan PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) akan melaksanakan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Senin (6/9/2021). GPSO dan OILS akan menjadi perusahaan tercatat ke-30 dan ke-31 di BEI pada tahun ini.

Dikutip dari laman e-ipo.co.id, GPSO menjalankan kegiatan usaha di bidang perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) nomor 46599, reparasi alat ukur, Alat Uji dan Peralatan Navigasi dan Pengontrol dengan KBLI nomor 33131, Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya dengan KBLI nomor 70209, Aktivitas Angkutan Udara Khusus Pemotretan, Survei dan Pemetaan dengan KBLI nomor 74202, Aktivitas Konsultasi Bisnis dan Broker Bisnis dengan KBLI nomor 74902, Aktivitas Keinsinyuran dan Konsultasi Teknis YBDI dengan KBLI nomor 71102, Aktivitas Fotografi dengan KBLI nomor 74201, Aktivitas Pengolahan Data dengan KBLI nomor 63111, Pendidikan Teknik Swasta dengan KBLI nomor 85497, dan Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis lainnya dengan KBLI nomor 74909.

Berdasarkan data KSEI, GPSO akan menawarkan harga IPO sebesar Rp180 per saham, dengan melepas 166,66 juta saham dalam masa penawaran untuk meraih dana segar Rp29,99 miliar. Selain itu, Perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 166,66 juta yang menyertai saham baru atau setara 33,33 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh.

Baca Juga: BEI Ungkap 29 Perusahaan Mau IPO, Ada BUMN?

Waran Seri I diberikan secara gratis sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penjatahan. Total hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp41,66 miliar.

Dari hasil IPO, Perseroan akan menggunakan 30,61% untuk belanja modal seperti pembelian ruko dari pihak terafiliasi. Lalu 36,74% akan digunakan untuk lidar optech atau

light detection and ranging. Sebuah teknologi peraba jarak jauh optik yang mengukur dengan cahaya yang tersebar untuk menemukan jarak.

Baca Juga: 29 Perusahaan Antre Masuk Bursa, 2 Anak Usaha BUMN

Kemudian, 20,41% digunakan untuk pembelian persediaan yaitu Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau pesawat tanpa awak dengan principal dari luar negeri. Sisanya 12,24% dipakai untuk biaya pemasaran, promosi iklan dan sewa kantor.

Kemudian, OILS merupakan perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha memproduksi dan memasarkan produk utamanya yaitu minyak kelapa murni atau Crude Coconut Oil (CNO).

Perseroan juga memproduksi dan memasarkan produk turunan CNO, yaitu minyak kelapa murni yang diproses kembali atau Refined Coconut Oil (RBD), serta tepung kopra atau Copra Meal, yaitu sisa/residu dari hasil ekstraksi produk minyak kelapa. Selain memproduksi CNO, Perseroan juga memasarkan produk-produk CNO, RBD, dan Copra Meal.

OILS akan menawarkan harga IPO sebesar Rp270 per saham, dengan melepas sebanyak 150 juta saham dengan nominal Rp100 dan meraih dana segar dari IPO sebesar Rp40,5 miliar.

Perseroan secara bersamaan menerbitkan sebanyak 37,5 juta Waran Seri I yang seiringan dengan saham baru perseroan atau sebesar 12,34 persen dari total jumlah saham.

Dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham, Waran Seri I tersebut diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang tercatat dalam daftar pemegang saham di tanggal penjatahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini