JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) USD60 juta hingga USD65 juta pada tahun depan. Hal ini didukung dengan adanya proyek Movieland.
"Capex MNCN USD40 juta-USD45 juta pada 2021. Tahun depan, USD60 juta - USD65 juta, karena ada Movieland," kata Direktur Utama MNCN Noersing, Rabu (8/9/2021).
MNCN kembali menunjukkan dominasinya dalam pencapaian pangsa pemirsa nasional melalui produksi konten yang berfokus pada segmentasi pasar di Indonesia.
4 FTA TV milik Perseroan, yaitu RCTI, MNCTV, GTV, dan iNews sekali lagi berhasil mempertahankan posisinya di puncak industri media dengan meraih pangsa pemirsa tertinggi diantara semua grup TV FTA di Indonesia dengan meraih lebih dari 56% pangsa pemirsa di slot Prime Time dan 41,6% pangsa pemirsa di slot non Prime Time.
Perseroan berkomitmen untuk senantiasa memperkuat kualitas kemampuan produksi dan terus meningkatkan jumlah produksi konten lokal terbaru bagi platform TV-nya (sekitar 80% dari total konten yang disiarkan), menunjukkan hasil yang memuaskan dengan secara konsisten meraih lebih dari 53% pangsa pemirsa selama empat bulan terakhir.
Baca Juga: Media Nusantara Citra Berhasil Mempertahankan Posisi Terdepan di Semua Lini Bisnis
Selain itu, serial drama Perseroan dengan kinerja terbaik berjudul “Ikatan Cinta” telah mempertahankan rekor rating dan pangsa pemirsa, serta berhasil meraih posisi tertinggi, baik sebagai program terbaik di bulan Juli dan juga sebagai program drama seri yang terbaik di sepanjang tahun, berdasarkan data Nielsen. Program-program MNCN lainnya juga menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan mencatatkan 9 dari 10 program, masuk sebagai program yang paling banyak ditonton selama bulan Juli 2021.
Selain itu, Perseroan juga berfokus untuk memperluas sumber pendapatan kontennya melalui berbagai upaya dalam meningkatkan pendapatan yang berasal dari monetisasi IP. Baru-baru ini, MNCN telah memiliki kesepakatan dengan beberapa perusahaan FMCG terkait hak dalam penggunaan karakter dan logo serial drama milik Perseroan pada kemasan produk mereka untuk meningkatkan pemasaran merek tersebut, melalui popularitas karakter kita yang luar biasa di masyarakat.
Lebih lanjut, Perseroan juga memiliki KIKO, konten animasi yang diproduksi sendiri oleh Perseroan dan sangat sukses di pasaran, telah hadir di lebih dari 63 negara di seluruh dunia. IP animasi populer lainnya yang berjudul Bima, dilisensikan untuk produksi mainan dan telah menerima respons konsumen yang luar biasa, dimana dalam waktu satu minggu, lisensi tersebut menerima lebih dari 2 juta pesanan.
Baca Juga: Ditopang Iklan, MNCN Targetkan Kenaikan Pendapatan dan Laba Tahun Ini
MNCN memiliki unit manajemen artis terbesar di Indonesia dengan sekitar 400 artis di bawah naungannya, yang mewakili berbagai kategori talent seperti penyanyi, presenter, aktor, aktris, komedian, koki, pesulap, dan influencer di media sosial. Melalui bisnis unit tersebut, Perseroan terus memastikan ketersedian artis yang baru, yang direkrut melalui berbagai program pencarian bakat yang disiarkan melalui TV FTA milik MNCN.
Unit manajemen artis tersebut berfungsi sebagai entitas manajemen resmi bagi semua finalis. Divisi strategis lainnya di bawah divisi talent juga menunjukkan kinerjanya yang menjanjikan, dengan berkembangnya label musik kami dan operasional Multi Channel Network (MCN) dengan sangat pesat. Hingga saat ini, MNCN telah memiliki 144 saluran MCN di bawah operasionalnya yang telah memiliki lebih dari 70,5 juta subscribers dan 8,5 miliar views, yang diperkirakan akan terus meningkat selama beberapa tahun mendatang.