Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jokowi Ingatkan Pengusaha Pandemi Covid-19 Belum Berakhir

Dita Angga R , Jurnalis-Rabu, 08 September 2021 |15:29 WIB
Jokowi Ingatkan Pengusaha Pandemi Covid-19 Belum Berakhir
Presiden Jokowi Bertemu Pengusaha di Istana Negara. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu pengusaha di Istana Kepresidenan Jakarta. 

Pada pertemuan tersebut, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Jokowi memberikan sejumlah catatan utamanya terkait kasus covid -19 di tanah air.

Baca Juga: Sri Mulyani Banggakan Desain APBN 2020 Mampu Tahan Penurunan Ekonomi

“Bapak Presiden juga memberi catatan walaupun penanganan Covid sudah turun dibandingkan beberapa waktu yang lalu, bahkan angka kasus aktif sudah di bawah 10 ribu per harinya dan secara akumulasi sekitar di bawah 150 ribu maka tentu langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah ini untuk terus dijaga,” katanya di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Dia mengatakan bahwa Presiden Jokowi meminta para pengusaha agar terus waspada dan menjaga kondisi saat ini. Hal ini mengingat pandemi masih belum berakhir.

“Bahwa pandemi covid belum berakhir dan diminta agar seluruh masyarakat untuk terus waspada. Dan diminta kepada pemimpin-pemimpin perusahaan, para ceo, para asosiasi dan kadin untuk juga mengingatkan bahwa ini harus dijaga terus,” ujarnya.

Baca Juga: Jakarta hingga Surabaya Jadi Lokasi Uji Coba Pembukaan Restoran dan Kafe di Gedung Tertutup

Menurutnya pertumbuhan ekonomi sangat berkaitan dengan penanganan kasus covid-19 di tanah air.

“Karena pertumbuhan ekonomi itu berbanding terbalik dengan penanganan covid. Jadi kalau covidnya tinggi maka ekonominya akan rendah. Sebaliknya apabila covidnya rendah ekonominya akan menggeliat,” tuturnya.

Lebih lanjut Presiden Jokowi juga berharap pada para pengusaha untuk terus semangat melakukan peningkatan usahanya. Pasalnya saat ini adalah momentum yang tepat setelah pada kuartal II pertumbuhan ekonomi naik 7,07%.

“Ke depannya adalah bagaimana kita mendorong para pengusaha ini untuk terus meningkatkan kegiatan ekonominya sehingga angka pengangguran bisa kita turunkan,” pungkasnya. 

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement