Protokol Kesehatan 2 Lapis Diterapkan di Mal

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Minggu 12 September 2021 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 320 2470066 protokol-kesehatan-2-lapis-diterapkan-di-mal-E4jYc82WVK.jpg Prokes di Mal Diperketat. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Mal menjadi tempat yang paling banyak dikunjungi masyarakat pada masa PPKM. Untuk mencegah klaster Covid-19, pengelola mal pun meperketat protokol kesehatan menjadi 2 lapis.

“Saat ini di Pusat Perbelanjaan diberlakukan protokol tambahan yaitu Protokol Wajib Vaksinasi yang penerapan pemeriksaannya dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi,” tulis Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja, Minggu (12/9/2021).

Baca Juga: Geger Ribuan Orang Positif Covid-19 Masuk Mal, Ini Penjelasan APPBI

Protokol kesehatan masuk mal pun bertambah, di mana sebelumnya pengunjung wajib menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan.

“Pemberlakuan kedua protokol dimaksud adalah bertujuan untuk memastikan bahwa semua orang yang berada di Pusat Perbelanjaan dalam keadaan sehat,” lanjut Alphonzus.

Baca Juga: APPBI Minta Presiden Jokowi Izinkan Anak Usia di Bawah 12 Tahun Masuk Mal

Adapun status vaksinasi masyarakat di aplikasi PeduliLindungi saat ini dikategorikan berdasarkan warna. Kelompok yang aman memiliki warna hijau berarti telah mendapatkan 2 dosis dan kuning baru mendapatkan 1 dosis.

Sementara itu, warna merah yang belum mendapatkan vaksin dan hitam yang positif Covid-19 dianjurkan untuk tidak bepergian ke fasilitas publik seperti mal.

Sementara itu, APPBI mencatat ada ribuan orang terdeteksi positif Covid-19 ingin memasuki mal. Hal ini terlihad dari aplikasi PeduliLindungi, yang menjadi syarat masuk mal.

“Pemerintah menyatakan bahwa ada ribuan orang positif Covid-19 yang terdeteksi melalui aplikasi PeduliLindungi ketika hendak masuk ke Pusat Perbelanjaan. ribuan orang tersebut mendapatkan notifikasi warna Hitam pada saat memindai QR Code di pintu masuk Pusat Perbelanjaan. Berdasarkan ketentuan bahwa notifikasi warna Hitam adalah kategori yang Dilarang untuk masuk ke Pusat Perbelanjaan,” ujar Alphonzus Widjaja.

Ditolaknya ribuan orang yang dapat notifikasi warna hitam maka semakin menegaskan bahwa Pusat Perbelanjaan selalu memberlakukan dan menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat, disiplin dan konsisten yang mana menjadikan Pusat Perbelanjaan sebagai salah satu fasilitas masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini