Ikan Predator Toman Ditawar Rp17 Juta, Ini Penampakannya

Senin 13 September 2021 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 320 2470597 ikan-predator-toman-ditawar-rp17-juta-ini-penampakannya-AepHwoYUzK.jpg Ikan Predator Toman Dijual dengan Harga Puluhan Juta. (Foto: Okezone.com/Solopos)

JAKARTA - Petani Ikan Waduk Mulur, Bendosari, Kabupaten Sukoharjo Ayong mendapat ikan predator jenis toman di Waduk Mulur, Kecamatan bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Bahkan petani ikan setempat yang mendapatkan ikan toman seberat 7,5 kg.

Seperti diketahui, ikan toman sempat menghebohkan media sosial saat ditemukan di Trucuk, Klaten, di dekat lokasi penemuan terowongan kuno. Pasalnya, ikan dengan berat 7 kg itu sempat ditawar hingga Rp17 juta.

Baca Juga: Menko Airlangga Minta TPID Proaktif Dorong Sektor Ekonomi

Yong mengatakan, populasi ikan predator banyak dijumpai di wilayah Kalimantan dan Sumatera. Sementara di Jawa Tengah sendiri ikan predator hanya dijumpai di Waduk Mulur, dan Rawa Pening.

“Saya kaget juga kok ikan predator ditemukan di Trucuk. Karena setahu saya hanya ada di Waduk Mulur dan Rawa Pening,” tuturnya, dikutip dari Solopos, Senin (13/9/2021).

Baca Juga: 4 Fakta Vaksinasi di Indonesia, Masyarakat Diminta Tidak Pilih-Pilih Vaksin

Ayong mengaku pernah mendapatkan ikan toman seberat 7 kg di Waduk Mulur. Ikan tersebut langsung diburu para pembeli yang berasal dari wilayah sekitaran Soloraya hingga Jawa Timur. Ayong menjual ikan predator hasil tangkapannya melalui facebook dan whatsapp (wa).

“Satu ikan predator ini bisa dijual Rp1,2 juta sampai belasan juta,” terangnya.

Para pembeli memburu ikan predator selain sebagai ikan hias juga diyakini memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh.

“Kebanyakan untuk ikan hias sih. Tapi ada juga yang dibuat untuk obat herbal. Katanya punya khasiat buat kesehatan,” kata dia.

Ikan predator ini tidak mudah didapat. Apalagi disaat kondisi debit air Waduk cukup tinggi seperti sekarang. Selain itu dibutuhkan perlakuan khusus terhadap ikan predator tersebut.

“Ikannya gampang stres. Jadi butuh hati-hati begitu dapat ikannya,” katanya.

Biasanya, Ayong akan melakukan karantina setidaknya selama tiga hari setelah mendapatkan ikan predator sebelum dijual ke pembeli. Ikan predator butuh adaptasi dari waduk lalu dipindahkan ke tempat yang baru. Tanpa karantina biasanya ikan predator akan mudah mati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini