Penjualan Krakatau Steel Naik 44% Capai Rp17,7 Triliun

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Rabu 15 September 2021 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 278 2471842 penjualan-krakatau-steel-naik-44-capai-rp17-7-triliun-FrOQVAFXTL.jpg Penjualan Krakatau Steel Naik. (Foto: Okezone.com)

Melalui pembentukan subholding akan mempermudah perencanaan serta pengendalian operasional ke depan untuk sinergi, optimalisasi kinerja dengan beberapa inisiatif seperti program efisiensi, operational excellence, digitalisasi, penguatan pangsa pasar melalui strategi hilirisasi, serta membangun bisnis model yang lebih baik.

“Kinerja Subholding Krakatau Sarana Infrasruktur hingga Agustus 2021 mencatat penjualan sebesar Rp2,4 triliun dengan perolehan laba bersih sebesar Rp348 miliar dan kinerja Subholding Krakatau Baja Konstruksi sampai dengan Agustus 2021 mencatat nilai penjualan sebesar Rp3,4 triliun dan laba bersih sebesar Rp111,9 miliar. Dengan kinerja yang baik ini, kedua subholding dapat memberikan kontribusi positif bagi kinerja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,” ujar Silmy.

Memasuki usia yang ke-51 tahun pada 31 Agustus 2021 lalu, Krakatau Steel telah meluncurkan visi dan misi baru yang disesuaikan dengan transformasi dan kondisi saat ini. Visi Krakatau Steel yang baru adalah menjadi korporasi yang kompetitif, untung, dan terpercaya. Visi ini menjadi dasar bagi Krakatau steel mengenai hal yang ingin dicapai.

Selain menerapkan visi misi baru, nilai-nilai AKHLAK (amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif) pun diterapkan dalam mendukung visi dan misi baru Krakatau Steel. Nilai AKHLAK ini menjadi nilai utama (core values) bagi korporasi dan dan seluruh karyawan di mana nilai yang sudah ada yaitu progressive, collaborative, dan robust menjadi karakter dalam mendukung terlaksananya budaya perusahaan yang unggul. Semua nilai ini akan diamalkan, dijalankan, saling melengkapi dan menguatkan untuk kebaikan perusahaan.

Dalam menunjang peningkatan kinerja, Krakatau Steel mengaplikasikan program digitalisasi pada setiap aktivitas bisnisnya. Digital Control Tower yang mampu memberikan laporan progres aktivitas perusahaan secara real time akan mempercepat proses pengambilan keputusan manajemen. Selain itu Krakatau Steel pun akan meluncurkan aplikasi penjualan baja secara daring KRAS Mart marketplace pada akhir September 2021 ini.

“Pada Kuartal 4 2021, ada tiga inisiatif strategis yang akan dilakukan Krakatau Steel. Ketiga inisiatif tersebut adalah rencana pengoperasian kembali fasilitas yang di masa lalu tidak optimal, pemilihan mitra strategis untuk Subholding Krakatau Sarana Infrastruktur, serta perbaikan portofolio bisnis. Dengan inisiatif tersebut kami yakin Krakatau Steel akan semakin maksimal dalam meningkatkan kinerja positifnya,” tutup Silmy.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini