Share

Bahlil: Negara Tetangga Tak Ingin Indonesia Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik Dunia

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 320 2472972 bahlil-negara-tetangga-tak-ingin-indonesia-jadi-produsen-baterai-mobil-listrik-dunia-JF6hhp2f1T.jpg Kepala BKPMM soal Pabrik Baterai Mobil Listrik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahlil Lahadalia menyatakan, pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang menjadi yang pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

"Terkait dengan pembangunan pabrik baterai mobil listrik ini menjadi yang pertama di Indonesia dan juga di Asia Tenggara. Hal ini merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam melakukan hilirisasi industri," kata Bahlil dalam video virtual, Jakarta, Jumat (17/9/2021).

 

Baca Juga: RI Punya Pabrik Baterai Mobil Listrik Rp15 Triliun di Karawang

 

Bahlil menambahkan, pihak Kementerian Investasi memastikan akselerasi pembangunan dan membangun kerja sama untuk mengubah struktur ekonomi yang sebelumnya berbasis komoditas menjadi hilirisasi menjadi negara industri yang kuat dengan berbasis pada pengembangan inovasi teknologi.

"Untuk mobil listrik akan diproduksi pada 2022 Mei. Jangan sampai salah persepsi bulan Mei itu kita produksi bukan baru mau bikin mobil listrik buatan Hyundai," tambahnya.

Menurutnya, jika pabrik baterai kendaraan listrik sudah bangun ekosistem maka akan menjadi salah satu yang pertama di dunia dan mendorong terhadap membangunan ekonomi di Indonesia khususnya dalam perluasan lapangan pekerjaan.

"Kita sadari, negara tetangga kita tidak ingin untuk Indonesia jadi salah satu negara produsen baterai di dunia. Presiden Joko Widodo telah menyampaikan tujuan, Indonesia harus menggapai hilirisasi industri baterai dan kendaraan listrik. Untuk kemudian terjadi pergeseran dari konsumsi ke investasi, hingga menciptakan lapangan kerja berkualitas," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini