Permintaan Bahan Bakar Pulih, Harga Minyak Dunia Melonjak

Antara, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 07:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 320 2475560 permintaan-bahan-bakar-pulih-harga-minyak-dunia-melonjak-XqOUTkm2r7.jpg Harga Minyak Naik (Foto: Reuters)

JAKARTA - Harga minyak naik pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) setelah stok minyak mentah AS turun ke level terendah dalam tiga tahun. Hal ini karena aktivitas penyulingan pulih dari kerusakan akibat badai baru-baru ini, sementara permintaan bahan bakar meningkat sejalan dengan pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman November terdongkrak 1,74 dolar AS atau 2,5 persen, menjadi ditutup di 72,23 dolar AS per barel. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November melonjak 1,83 dolar AS atau 2,5 persen, menjadi menetap di 76,19 dolar AS per barel.

Meskipun angka ekonomi AS terhuyung-huyung baru-baru ini dari, permintaan bahan bakar secara keseluruhan telah pulih ke tingkat pra-pandemi. Produk yang dipasok selama empat minggu terakhir telah mencapai hampir 21 juta barel per hari, tidak jauh dari tertinggi 2019.

Persediaan minyak mentah AS pekan lalu merosot 3,5 juta barel menjadi 414 juta barel, terendah sejak Oktober 2018, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan pada Rabu (22/9/2021).

"Harga minyak mentah tetap didukung karena permintaan pulih di seluruh dunia dan persediaan terus berkurang," kata Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates di Houston.

Fasilitas minyak di Teluk Meksiko terus kembali berproduksi, dengan produksi mingguan naik 500.000 barel per hari dalam minggu terakhir menjadi 10,6 juta barel per hari, kata EIA. Perusahaan minyak dan gas BP pada Rabu (22/9/2021) mengatakan keempat fasilitas lepas pantainya di wilayah tersebut telah kembali beroperasi setelah Badai Ida, dihidupkan kembali dan berproduksi pada 12 September.

(dni)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini