Advertisement
Advertisement

Ekonomi Maju jika 10% Penduduk Jadi Pengusaha

Antara , Jurnalis-Sabtu, 25 September 2021 |11:22 WIB
Ekonomi Maju jika 10% Penduduk Jadi Pengusaha
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan perekonomian suatu negara bisa dikatakan maju apabila jumlah penduduk sebagai pelaku usaha sedikitnya 10% dari populasi negara tersebut.

"Selain riset dan inovasi, perekonomian di negara-negara maju juga didukung oleh banyaknya pelaku wirausaha, dengan perbandingan jumlah pelaku wirausaha 10 persen atau lebih dibandingkan populasi penduduknya," kata Wapres pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar melalui konferensi video, Sabtu (25/9/2021).

Namun demikian, merujuk pada Enterpreneurship Global Index 2018, Wapres menyebutkan jumlah pelaku usaha di Indonesia masih tergolong rendah, yakni hanya 3,1% dibandingkan total penduduk.

Baca Juga: Wapres Sebut 4K Jadi 'Senjata' Geber Wisata Halal, Apa Itu?

"Jumlah wirausahawan Indonesia baru 3,1% dari total populasi penduduk atau sekitar 8,06 juta jiwa," tambahnya.

Persentase tersebut menempatkan Indonesia masih di bawah sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Singapura (tujuh persen), Malaysia (enam persen) dan Thailand (lima persen).

Oleh karena itu, Wapres mendorong generasi milenial di Indonesia untuk mulai merintis wirausaha secara kreatif dan melek teknologi.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Kehalalan Pasar Modal Syariah, Wapres: Perlu Sosialisasi dan Edukasi

Wapres juga mencontohkan berbagai usaha rintisan atau start-up business buatan anak muda Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional, seperti Bukalapak dan RuangGuru.

"Kita mendapat pelajaran penting bahwa inovasi, penguasaan teknologi digital dan jiwa wirausaha akan melipatgandakan produktivitas dan daya saing," jelasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement