Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada BUMN 'Hantu' Mau Ditutup tapi Susah, Simak Fakta Menariknya

Erlinda Septiawati , Jurnalis-Senin, 27 September 2021 |05:16 WIB
Ada BUMN 'Hantu' Mau Ditutup tapi Susah, Simak Fakta Menariknya
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)
A
A
A

4. Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2003

Alternatif untuk memperluas wewenang Kementerian BUMN adalah dengan merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2003. Erick menilai revisi UU Nomor 19 Tahun 2003 tidak semata-mata menambah kekuasaan Kementerian BUMN.

Menteri BUMN Erick Thohir pun menegaskan regulasi tersebut memberikan peran dan ruang lebih luas bagi pemegang saham untuk memaksimalkan pengawalan terhadap kinerja perseroan negara, termasuk melakukan langkah pembubaran BUMN yang 'mati suri' secara cepat.

"Inilah salah satu inisiasi atau legacy yang kita harapkan. Kenapa? Karena di situ jelas, apakah kita bicarakan yang namanya PMN, utang, kepemilikan itu memang tidak lain justru di Undang-Undang BUMN justru ini harus diperbaiki," ujarnya.

5. Peta Kinerja BUMN

Pengawalan lain yang dimaksud berupa restrukturisasi, merger, injeksi Penyertaan Modal Negara (PMN) atau pendanaan, utang, kepemilikan saham, dividen, pajak, hingga poin yang dinilai substansial berkaitan dengan kinerja BUMN.

Erick mencatat, perlu peta atau penjelasan detail perihal kontrol terhadap poin-poin tersebut. Dan itu hanya dimungkinkan lewat pembaharuan regulasi yang memungkinkan BUMN lebih baik kedepannya.

"Konteks lain dari Undang-undang BUMN sendiri bagaimana kita bisa memetakan secara baik PMN yang dibutuhkan atau dividen yang harus dilakukan, memang sesuai dengan kinerja perusahaannya," kata dia.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement