Harga Pakan Ternak Mahal, RI Impor Gandum 300 Ribu Ton

Antara, Jurnalis · Kamis 30 September 2021 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 320 2479472 harga-pakan-ternak-mahal-ri-impor-gandum-300-ribu-ton-QY8wLPlGdd.jpg Harga Pakan Ternak Mahal. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah mengimpor gandum pakan sebanyak 300 ribu ton. Hal ini dilakukan sebagai alternatif bahan baku pakan ternak di saat harga jagung melambung dan membebani peternak.

"Akan masuk bertahap sampai November 2021 sebanyak 300 ribu ton," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan, dikutip dari Antara, di Jakarta, Kamis (30/9/2021).

Baca Juga: Mentan Pastikan Stok Jagung untuk Pakan Ternak Aman

Sampai dengan minggu pertama September 2021, kata Oke, sudah dilakukan importasi sebanyak 126 ribu ton gandum pakan. Gandum tersebut akan dipasok untuk memenuhi kebutuhan pabrik pakan ternak anggota Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT).

Oke menyebutkan saat ini stok jagung yang ada di gudang perusahaan pakan ternak mulai menipis, yaitu yang normalnya tersedia stok jagung untuk 60 hari kini hanya tersedia untuk kebutuhan 44 hari.

Baca Juga: Stok Stabil tapi Harga Pakan Ternak Mahal, Begini Penjelasan Wamentan

Dia juga menyebutkan sampai saat ini harga pakan ternak cukup tinggi yaitu sekitar Rp8.000 per kg untuk ayam broiler dan Rp7.500 per kg untuk pakan ayam petelur. Harga tersebut melonjak lantaran harga bahan baku pakan yakni jagung pakan yang juga tinggi di tingkat petani yakni Rp5.700 hingga Rp6.000 per kg, jauh di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) tingkat peternak yang diatur oleh Kementerian Perdagangan sebesar Rp4.500 per kg.

Kendati melakukan importasi gandum untuk alternatif pakan, pemerintah juga tetap akan menyalurkan jagung pakan sebanyak 30 ribu ton dengan harga Rp4.500 per kg yang dikhususkan bagi peternak rakyat sebagaimana yang diinstruksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Jagung pakan untuk peternak rakyat tersebut akan dipasok oleh Perum Bulog dengan terlebih dulu menyerap produksi jagung dari petani. Selisih dari pembelian jagung oleh Bulog dari petani yang berkisar antara Rp5.000 hingga Rp6.000 per kg dengan penjualan ke peternak rakyat seharga Rp4.500 per kg, akan diganti oleh Kementerian Perdagangan dalam rangka pengendalian stabilitas harga pangan skema Cadangan Stabilisasi Harga Pangan (CSHP). 

Pengadaan jagung pakan seharga Rp4.500 per kg tersebut hanya akan diberikan pada peternak rakyat karena menjadi pihak yang paling merugi dengan kenaikan harga jagung saat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini