Share

Minta Kredit Modal Kerja UMKM Dipermudah, Menkop Teten: Bank Bisa Tiru Pinjol

Anggie Ariesta, Jurnalis · Senin 04 Oktober 2021 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 04 320 2480963 minta-kredit-modal-kerja-umkm-dipermudah-menkop-teten-bank-bisa-tiru-pinjol-oMaP85u50w.jpg Bank Diminta Permudah Kredit UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta perbankan mempermudah akses kredit untuk para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Hal ini karena Teten melihat pihak perbankan masih enggan untuk menambah pembiayaan bagi UMKM yang masuk dalam program restrukturisasi sehingga kelihatan menurun.

"Saya kira pak Presiden beberapa waktu lalu sudah mengundang para pelaku perbankan, dan kami di Kementerian Koperasi sudah koordinasi terus dengan pihak Himbara supaya realisasi kebijakan pemerintah soal restrukturisasi pinjaman dan juga penyediaan pembiayaan murah ini harus segera dipermudah," ujarnya dalam program Market Review IDX Channel, Jakarta, Senin (4/10/2021).

PPKM memang sedikit mengganggu kegiatan usaha karena memang pembatasan kegiatan sosial dan kegiatan usaha. Di sisi lain pihak perbankan enggan membantu program restrukturisasi di tahun kedua dari pemulihan ekonomi nasional, padahal tahun lalu sudah banyak UMKM yang masuk program restrukturisasi.

Teten menyarankan pihak perbankan meniru fintech dalam pengembangan ekosistem digital sehingga pembiayaan kredit jadi mudah.

"Saya kira perbankan perlu meniru peer-to-peer lending atau fintech dalam menggunakan teknologi digital. Karena mereka sudah memakai track record digital bukan lagi agunan, kan untuk apa agunan kalau ternyata usahanya tidak sehat yang penting kan kegiatan usahanya sehat sehingga dibayar cicilan dan bunganya, itu kan penerapan teknologi digital harusnya," katanya.

Diketahui sejak pandemi hampir 100% UMKM yang terhubung ke ekosistem digital, tadinya kan hanya 8 juta selama 10 tahun, kemudian saat ini sudah 15,9 juta yang menurut Menkop Teten luar biasa.

"Dan ini saya kira karena memang pandemi juga mereka tidak ragu lagi go digital sebab sekarang kan perubahan market dari offline ke online. Tapi ini ke depan pasca pandemi, perilaku konsumen yang online ini akan menjadi sebuah keniscayaan," ujarnya.

Maka itu Kemenkop UKM sudah menyiapkan program pendampingan supaya UMKM Indonesia siap go online.

"Memang tidak semua UMKM yang usaha mikro bisa jualan online karena itu kita punya strategi kalo yang mikro kita dorong ke platform digital lokal atau daerah karena kapasitas mereka terbatas. Kalau yang kecil dan menengah kita bisa dorong masuk ke platform digital skala nasional atau e-commerce," ujarnya.

Dalam hal tersebut, Teten mengatakan UMKM juga penting memanfaatkan sistem reseller. Sebab membantu mereka berjualan karena selama ini UMKM mikro terbatas SDM jika harus bersamaan antara marketing melalui online yang harus cepat, disisi lain mereka harus berproduksi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini