Jadi Ketua Komite Proyek Kereta Cepat, Ini Kata Menko Luhut

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Sabtu 09 Oktober 2021 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 09 320 2483791 jadi-ketua-komite-proyek-kereta-cepat-ini-kata-menko-luhut-FAoJOImGqO.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjadi ketua komite kereta cepat antara Jakarta dan Bandung (KCIC).

Jubir Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan Jodi Mahardi memberikan penjelasan terkait adanya penunjukkan tersebut.

“Sejak Pak Luhut dilibatkan di bulan November 2019 dan sekarang langkahnya ke depan akan terus mendorong supaya KCIC terus berjalan semaksimal mungkin melakukan efisiensi di berbagai aspek tentunya,” kata Jubir Luhut Jodi Mahadi saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (9/10/2021).

Baca Juga: Menko Luhut: Bandara Ngurah Rai Bali Buka Penerbangan Internasional Mulai 14 Oktober

Sebagai informasi keputusan itu dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) yang telah diteken Jokowi sesuai Nomor 93 Tahun 2021 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung.

“Tentunya ke depan Pak Luhut akan terus melakukan pendampingan dan penyelesaian isu pembebasan lahan, percepatan konstruksi, testing dan comissioning serta pemenuhan Conditions precedents,” paparnya.

Baca Juga: Menko Luhut: Terkendalinya Pandemi Covid-19 Percepat Pemulihan Konsumsi

Sebelumnya, Menko Luhut meminta progres pembangunan kereta percepatan dari KAI dipercepan mengingat beberapa permasalahan soal mangkraknya pembangunan proyek tersebut.

“Pak Menko dan tim memang sejak diminta mulai ikut membenahi KCIC. Pemerintah telah meminta pihak KCIC untuk melakukan efisiensi2 yg bisa dilakukan agar biaya pembangunan bisa dihemat dan segera direalisasikan,” ujar Jodi.

Meski demikian,pihaknya berharap Menko Luhut dan jajaran BUMN terkait terutama KAI diminta fokus menyelesaikan persoalan KCIC.

“Diharapkan semua yang dr awal ikut terlibat diproyek, terutama saat menegosiasikan struktur proyek, feasibility study, pendanaan, dan aspek legalitas tetap fokus pada produksi,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini