RI Punya Badan Pangan dan Holding BUMN, Erick Thohir: Kualitas Kita Luar Biasa

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 320 2488552 ri-punya-badan-pangan-dan-holding-bumn-erick-thohir-kualitas-kita-luar-biasa-XWio7adjZD.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Pembentukan Badan Pangan Nasional (BPN) memperkuat ekosistem pangan Nasional. Lembaga baru ini dibentuk dengan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 tahun 2021.

Menteri BUMN Erick Thohir meyakini kekuatan pangan Nasional tidak saja diperkuat melalui regulasi. Namun, pada aspek sinergisitas antara BUMN klaster pangan.

Baca Juga: Erick Thohir Tunggu Kinerja Badan Pangan Nasional

Sinergisitas yang dimaksud berupa pembentukan Holding BUMN Pangan. Di mana, PT RNI (Persero) akan menjadi induk holding dan membawahu beberapa BUMN seperti PT Berdikari (Persero), PT Perikanan Nusantara (Persero) (Perinus), Perum Perikanan Indonesia (Perindo), dan PT Pertani (Persero).

Selanjutnya PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Garam (Persero), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), dan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero).

Baca Juga: Rektor IPB : Badan Pangan Nasional Harus Bisa Wujudkan Kemandirian dan Kedaulatan Pangan

"Sekarang sudah ada Undang-Undang Badan Pangan Nasional yang akan diinikan. Kalau kita mau apakah Berdikari, Garam, RNI, Sang Hyang, apakah semua kalau mau serius, bisa. Kualitas (pangan) kita luar biasa. Allah SWT sudah memberikan sumber daya alam kita yang luar biasa, market yang besar, apalagi kalau sinergi BUMN-nya bangun, apalagi kalau didukung swasta," ujar Erick, Selasa (19/10/2021).

Di lain sisi, pemegang saham juga sudah memetakan tugas BUMN Pangan. Misalnya, RNI akan ditugaskan dalam supply chain pangan yang berorientasi pasar. Sementara Perum Bulog sebagai stabilisator.

"Intinya apa? kembali ke pangan saya akan kawal terus, saya akan pastikan dan saya sudah bicara RNI ini menjadi supply chain daripada pangan yang berorientasi pasar bukan sebagai stabilisator, karena Bulog adalah stabilisatornya," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini