Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wih! Sulap Batu Bara Jadi Metanol, Perusahaan China Bangun Pabrik Rp7,9 Triliun di Aceh

Antara , Jurnalis-Selasa, 19 Oktober 2021 |17:29 WIB
Wih! Sulap Batu Bara Jadi Metanol, Perusahaan China Bangun Pabrik Rp7,9 Triliun di Aceh
Batu Bara (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan asal China akan menginvestasikan USD560 juta atau setara Rp7,91 triliun (kurs Rp14.127 per USD) untuk membangun pabrik metanol di Aceh.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pembuatan feasibility study proyek coal to methanol antara PT Powerindo Cipta Energy dan China National Chemical Engineering Corporation di Kemenperin, Senin 18 Oktober 2021.

Investasi proyek gasifikasi batu bara tersebut diprakarsai oleh konsorsium yang terdiri dari PT Powerindo Energi (PT PCE) dari Indonesia dan China National Chemical Engineering Corporation (CNCEC) dari China.

Baca Juga: Erick Thohir Bidik Investasi Asing Gasifikasi Batu Bara Rp30,1 Triliun

Pabrik tersebut rencananya akan didirikan di Meulaboh, Aceh, dengan lokasi di mulut tambang pemasok batu bara dan nilai investasi mencapai USD560 juta. Pabrik itu akan mengolah 1,1 juta ton batu bara menjadi 600 ribu ton metanol per tahun.

“Proyek ini akan menyerap tenaga kerja sebanyak 600-700 orang. Berdasarkan perencanaan, proyek akan memasuki tahap konstruksi pada pertengahan tahun 2022,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Agus mendorong pendirian industri pionir coal to methanol untuk mendukung hilirisasi batu bara di Indonesia, di mana industri metanol merupakan salah satu sektor prioritas yang sangat dibutuhkan untuk pengembangan industri di hilirnya.

Dengan kebutuhan metanol mencapai 1,2 juta ton pada 2020, pembangunan industri gasifikasi coal to methanol diharapkan dapat berkontribusi pada substitusi impor dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kerja sama pembangunan pabrik coal to methanol sangat penting bagi sektor industri. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sangat mengapresiasi perusahaan yang memiliki satu visi untuk menginisiasi proyek gasifikasi batu bara dan mendukung rencana investasi industri pionir ini,” kata Menperin.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement